Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
  Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

La Liga Jadi Korban Virus FIFA
Senin, 15 September 2008 | 11:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Jeda kompetisi klub agar pemain bisa bertugas untuk tim nasional membuat klub-klub besar Spanyol kepayahan. Media negeri itu, seperti dilaporkan kantor berita DPA, bahkan memiliki sebutan untuk jeda ini yakni "virus FIFA".


Organisasi sepakbola internasional FIFA memang mengharuskan klub mengizinkan pemainnya bertugas untuk tim nasional selama beberapa pekan setahun. Selama dua pekan ini, jeda itu berlangsung dan baru mulai akhir pekan lalu, La Liga dan liga-liga Eropa lain diputar kembali.

Virus FIFA ini sangat akut di Spanyol karena sekitar separuh para pemain berasal dari luar negeri dan sebagian adalah langganan tim nasional negara masing-masing.

Pelatih Real Madrid, Bernd Schuster, misalnya, menuding jeda kompetisi ini sebagai biang kerok beratnya pertandingan melawan Numancia. "Pertandingan setelah jeda laga Internasional selalu paling sulit," katanya seusai menang 4-3, Minggu (14/9).

Lawannya bisa menikmati latihan dua pekan penuh sebelum bertanding melawan Madrid. Sedang Madrid, dari puluhan pemain yang dimiliki, hanya sembilan pemain yang ikut berlatih selama dua pekan ini. Sisanya, semua bermain untuk tim nasional masing-maising.

Madrid tidak sendirian. Barcelona hanya bisa mengumpulkan 10 pemain selama jeda kompetisi selama dua pekan. Dari 10 pemain itupun, sebagian besar adalah pemain-pemain muda dari akademi mereka. .

Sialnya, ketika pulang ke klub, para pemain itu tidak dalam kondisi segar. Mereka baru saja melakukan pertandingan berat. Setidaknya 19 pemain La Liga tidak bisa diturunkan karena cedera atau kelelahan akibat pertandingan penyisihan Piala Dunia.

Barcelona dan Atletico Madrid lebih gawat lagi situasinya. Pertandingan untuk kedua tim itu dimajukan sehari menjadi Sabtu (13/9) agar mereka memiliki waktu istirahat tiga hari sebelum bertarung di Liga Champion.

Terpaksa pelatih Barcelona, Pep Guardiola tidak memasang dua pemain bertahan Rafa Marquez dan Martin Caceres saat ditahan tamunya, Racing Santander, pada Sabtu lalu itu.

Marquez terbang dari Meksiko pada Jumat malam sedang Caceres--seperti para pemain Uruguay lain--tidak bisa meninggalkan negaranya karena ada kabut tebal sehingga pesawat tidak bisa tinggal landas.

Bintang Barcelona, Lionel Messi, bisa datang pada Kamis pagi. Tapi ia kelelahan karena memainkan dua pertandingan untuk Argentina. Dalam pertandingan menghadapi Santander, ia baru diturunkan pada menit ke-58.

"Ini situasi yang sangat menjengkelkan," ungkap komentator stasiun televisi lokal.

Atletico Madrid juga bernasib silang. Mereka tidak bisa memasang penyerang Diego Forlan saat berkunjung ke Valladolid karena Forlan adalah orang Uruguay yang wilayahnya tertutup kabut.

Pemain Atletico lain, Sergio Aguero, kelelahan karena ia, seperti Messi, mengalami jet lag dan baru saja menyelesaikan dua pertandingan. Dalam pertandingan Sabtu itu, ia baru diturunkan pada menit ke-47.

Nasib Atletico bertambah buruk karena John Heitinga, Giourkas Seitaridis, Tomas Ujfalusi, dan Luis Perea--meski bisa segera sampai Barcelona--tapi mereka mengalami cedera.

"Benar-benar kemunduran," kata pelatih Atletico, Javier Aguirre, pada Jumat (12/9) pagi. "Seitaridis datang Kamis malam tapi tidak bisa berlatih. Perea datang pukul tujuh pagi, tanpa tidur. Ia tampak seperti berjalan sambil tidur di lapangan latihan."

Sehari kemudian, saat dijamu Valladolid, Atletico dihajar 2-1.

Sedang Getafe mesti menerima nasib bahwa dua pemain asal Argentina mereka, Oscar Ustari dan kiper Roberto Abbondanzieri, cedera saat bermain untuk tim nasional.

Untung saja lawannya pada Minggu (14/9), Real Betis, juga mengalami masalah sama. Dua pemainnya, Mehmet Aurelio dan Mark Gonzalez, tidak bisa bermain beberapa pekan karena virus FIFA ini.

Tidak heran, Getafe dan Betis bermain seri.

Nurkhoiri


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hasil Lengkap La Liga
Real Menang Dalam Thriller di Bernabeu
Alexander Hleb Absen 4 Pekan
Barcelona Mendapat Rekor Terburuk dalam 35 Tahun
Atletico Madrid tanpa Forlan
Bolt Akan Berlatih dengan Real Madrid
Guardiola Bantah Bertengkar dengan Eto'o  
Villarreal Diterpa Krisis Penyerang
Robinho Memilih Jadi Penjual Kue Keliling Daripada di Real Madrid
Marcos Senna, Terbaik La Liga Musim 2007/08
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk135466 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2008>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data