Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Korban Luka Tabrakan Kereta di Lampung Bertambah
Sabtu, 16 Agustus 2008 | 12:48 WIB

TEMPO Interaktif, Bandar lampung:Korban luka akibat kecelakaan tabrakan kereta api di desa Labuhan Ratu, Rajabasa, Bandar Lampung, bertambah. Penumpang yang mengalami luka berat mencapai 68 orang dan korban meninggal delapan orang.

Korban luka dirawat di empat rumah sakit. yakni Rumah Sakit Abdul Muluk, RS Advent, RS Imanuel, dan RS Urip Sumoharjo. Korban terbanyak di rawat di RS Abdul Muluk, Bandar Lampung.

Kereta penumpang Limex Sriwijaya Ekspres dengan jumlah gerbong 10 yang mengangkut sekitar 300 penumpang dan kereta pengangkut batu baru dengan 40 gerbong bertabrakan di Labuan Ratu, Bandar Lampung.

Kepala Polisi Bandar Lampung, Komisaris Besar Syauqi Ahmad, mengatakan bahwa korban luka umumnya penumpang kereta yang berdiri. Sedangkan korban meninggal akibat tergencet di sambungan kereta. "Bisa jadi penumpang berdiri karena kereta mendekati stasiun untuk turun," ujar Syauqi di Bandar Lampung, Sabtu (16/8).

Penyebab kecelakaan kereta api di desa Labuhan Ratu, Rajabasa, Bandar Lampung, pagi (16/8) tadi, masih diselidiki. Polisi telah memasang garis polisi di kedua lokomotif dan gerbong yang rusak parah. Saat ini, polisi memeriksa dua masinis, petugas pengawas perjalanan kereta, dan pengatur sinyal. Menurut Syauqi, dari keterangan saksi diduga petugas sinyal tidak memberikan informasi pada dua kereta yang hendak melintas. Sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan.

Nurochman Arrazy

Dari Arsip Majalah TEMPO
Mereka yang Menggerakkan Roda  | 26 Januari 1999
Antara Tanahabang dan Rangkasbitung  | 26 Januari 1999
KA Jabotabek: Sebuah Mimpi Buruk  | 26 Januari 1999
Kereta Liar Penguji Nalar  | 22 Desember 2003
Surat Pembaca | 11 Agustus 2003
Banjir Menggugat Pemerintah  | 18 Maret 2002
Serat Optik Pendeteksi Rel Kereta Api  | 19 Pebruari 2001
Menarik Gerbong Sepanjang Malam  | 04 Pebruari 2002
Lambaian Rupiah di Stasiun Siluman  | 04 Pebruari 2002
Maut Mengintai di Jalur Besi  | 04 Pebruari 2002
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tabrakan Kereta, 8 Tewas dan Belasan Terluka
Gerbong KRL Ekonomi Terbakar
Kereta Api Ekpress Cantik Terbakar
Kereta Pengangkut Batu Bara Tergelincir
Lokomotif Kereta Anjlok di Tasikmalaya
Stasiun Kampung Bandan Masih Terendam Rob
Kereta Taksaka Tabrak Kijang di Kebumen
Rel dan Bantalan Aus Penyebab Kecelakaan Kereta
Jadwal Kereta di Stasiun Malang Terganggu
Kereta Pengangkut Bahan Bakar Terguling di Malang
> selengkapnya...

Referensi

Tragedi Pasar Minggu

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
PT Kereta Api Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk131053 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data