|
Flu Burung Mewabah di Kota Jambi
Rabu, 17 Januari 2007 | 11:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jambi:Virus flu burung disinyalir telah mulai mewabah di Kota Jambi. Dalam 15 hari terakhir, sedikitnya 200 ekor ayam milik warga setempat mati mendadak, di antaranya dinyatakan positif terserang virus tersebut.
Meskipun kematian ratusan ayam secara mendadak itu belum menjangkit manusia, pemerintah daerah setempat meminta warga untuk selalu waspada. "Kita meminta warga tetap waspada dan bila menemukan keluarganya terkena gejala seperti panas tinggi, napas sesak dan sebelumnya kontak dengan unggas, segera diantisipasi secepatnya membawanya ke puskemas dan rumah sakit," kata Hengky Indradjaya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, hari ini.
Dinas Kesehatan Kota Jambi telah menyerukan kepada semua puskesmas yang ada di daerah itu agar selalu siap bila ada kemungkinan warga yang terserang flu burung.
Kematian ayam secara mendadak di Kota Jambi sebenarnya terjadi sejak tahun 2006, yakni mencapai 4.679 ekor, sebagian besar dinyatakan positif flu burung. Tahun ini 200 ekor mengalami nasib sama. "50 ekor di antaranya ditemukan di daerah Kelurahan Kenaliasam Bawah dan Talangbanjar, positif akibat flu burung," kata Ertati Akhmad, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kota Jambi.
Selebihnya ditemukan di kelurahan lain, seperti Kelurahan Beringin, Sungai Putri, Arabmelayu dan Olakkemang. Namun belum diketahui apakah kematian ayam-ayam itu diakibatkan flu burung.
Aparat berwenang setempat telah berupaya memberikan penyuluhan kepada warga, terutama yang memiliki ternak unggas, agar selalu membersihkan kandang serta vaksinasi. Warga juga diimbau untuk membuat kandang unggasnya jauh dari tempat tinggal mereka.
Syaipul Bakhori
INDEKS BERITA LAINNYA :
|