Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jalan Padang-Pekanbaru Putus Total
Selasa, 19 Desember 2006 | 10:40 WIB

TEMPO Interaktif, Padang:Getaran gempa 5,7 skala Richter yang berpusat di Panyabungan, Kabupaten Madahiling Natal, Sumatera Utara, menyebabkan runtuhnya badan jalan lintas yang menghubungkan Sumatera Barat-Pekanbaru di Kabupaten Limapuluh Kota, lebih 100 kilometer dari lokasi gempa. Bahkan sebuah truk bermuatan semen ikut terjatuh ke jurang.

Akibatnya, jalan vital yang menghubungkan Sumatera Barat dari Padang, Bukittinggi, dan Payakumbuh ke Pekanbaru, Riau, tersebut putus total. Ratusan kendaraan antre di kedua arah di perbatasan kedua provinsi itu.

Bupati Limapuluh Kota, Amri Darwis, yang dikontak Selasa (19/12) menjelaskan, badan jalan yang runtuh sepanjang hampir 200 meter tersebut di Rimbodata, Nagari Tanjung Pauh Tanjung Balit, Kecamatan Pangkalan atau 201 kilometer dari Padang. Jalan tersebut runtuh beberapa menit setelah gempa terasa di daerah itu sekitar pukul 04.39 WIB.

Jalan runtuh sejauh 50 meter ke jurang di bawahnya. Sebuah truk bermuatan semen dari Padang dengan nomor polisi BA 9128 JD yang dikendarai Andes, 26 tahun, dan saat itu berada di atas badan jalan yang runtuh ikut terjatuh ke jurang. Namun sopirnya selamat.

"Jalan alternatif dekat lokasi sudah dibuat dan tadi pagi dilewati kendaraan, tapi hanya sebentar. Sekarang para pekerja dari Dinas Pekerjaan Umum Sumatera Barat dengan alat berat memperkuat jalan alternatif tersebut lebih permanen agar bisa dilewati kendaraan," kata Amri.

Untuk pulihnya badan jalan yang runtuh tersebut dibutuhkan waktu cukup lama. Menurut Amri, hampir setiap tahun jalan di daerah tersebut longsor karena kontur tanah yang lunak dan bertebing. Namun, sebelumnya longsor karena hujan dan bukan karena gempa.

Febrianti

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menangkal Kasak-kusuk Bencana | 11 April 2005
Senjakala Bukit Matahari | 11 April 2005
Amblas Setelah Berguncang | 11 April 2005
Pemerintah Daerah Tidak Siap | 11 April 2005
Mencari Suara dari Dunia Sunyi | 11 April 2005
Mengintip Energi di Barat Toba | 11 April 2005
Kecemasan Tak Berujung | 11 April 2005
Suatu Malam Jauh di Selatan | 04 April 2005
Pulau-Pulau Seribu Gempa | 04 April 2005
Menimbang Kebutuhan Relawan Asing | 04 April 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Semrawutnya Birokrasi Memicu Korupsi
Karamnya Kapal Senopati karena Cuaca Buruk
Hukuman Mati Saddam Tak Mengejutkan Indonesia
Tiga Kapal Penumpang Dibatalkan Pemberangkatannya
DPRD Pertahankan Syaukani Walau Tersangka Korupsi
Kasus Kelaparan Jemaah Haji Indonesia Sudah Teratasi
Pemerintah Akan Evaluasi Katering Haji
Daerah Perketat Pengawasan Hewan Kurban
Presiden Tak Bubarkan Unit Kerja dan Staf Khususnya
17 Nama Penumpang Kapal Senopati yang Selamat
> selengkapnya...

Referensi

Gempa Selama 2005
Mengapa Bantul
57 DETIK MEMATIKAN
CINCIN API

Website

Info Penyakit Menular
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk89731 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2006>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data