|
SMS Boikot Aa Gym Marak
Rabu, 06 Desember 2006 | 19:58 WIB
TEMPO Interaktif, Palembang: Keputusan Aa Gym untuk berpoligami, setidaknya di Palembang, mengundang maraknya pesan pendek (SMS) yang isinya mengajak boikot, tidak lagi mendengarkan ceramah-cermaha Aa Gym.
Salah satu pesan pendek itu berbunyi demikian: "Masih banyak jalan mencari pahala. Tidak Perlu dengan berpoligami, karena pasti ada yang tersakiti... Dan adil
hanya milik Allah dan Para nabi. Hilang sudah teladah
suami yang baik di mata ibu-ibu. Masihkan kita mau mendengar ceramahnya tentang keluarga sakinah? (dari ibu-ibu se Indoensia yang kecewa) tolong disebarkan."
SMS yang sama juga di dapat oleh warga kota Palembang rata-rata yang mengirim adalah ibu-ibu dan perempuan.
"Saya sampai mendapatkan dua sampai tiga SMS malah ada
isinya meminta agar kita mematikan TV kalau ada ceramah
Aa Gym," ujar Dewi seorang karyawati salah Bank di kota
Palembang, Rabu (6/12).
Selain SMS, obrolan juga terdengar di warung-warung makan, kampus, di kota ini terutam saat infotaimen membahas soal kasus poligami Aa Gym. Tidak jelas, siapa yang memulai menyebarkan SMS ini. Yang jelas, SMS boikot ini mulai marak sejak Aak Gym menggelar jumpa pers soal keputusannya untuk berpoligami.
ARIF ARDIANSYAH
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
 |
 |
| KH. Abdullah Gymnastiar alias AA Gym
|
|
| KH. Abdullah Gymnastiar alias AA Gym
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|