|
Jambi
Asap Di Jambi Makin Tebal
Senin, 06 September 2004 | 14:35 WIB
TEMPO Interaktif, Jambi: Dua hari terakhir, kabut asap yang menyelimuti kawasan Provinsi Jambi, khususnya di Kota Jambi, sudah masuk dalam katagori berbahaya bagi kesehatan masyarakat daerah ini. Berdasarkan hasil pantauan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) setempat, menyebutkan kondisi udara sudah mencapai 350 - 395 microgram per meter kubik udara. Jarak pandang hanya terbatas 100 meter saja.
Padahal, tiga hari sebelumnya kondisi udara di kawasan ini baru berkisar 90 - 160 mickrogram per meter kubik udara. Namun, aparat berwenang setempat belum mengeluarkan seruan agar warga bila ingin keluar rumah menggunakan alat pengaman atau masker.
Semakin buruknya kondisi kabut asap ini disinyalir,
karena jumlah titik api yang beberapa hari sebelumnya
hanya berjumlah 59 tempat, kini mencapai 287 lokasi,
dengan lokasi terbanyak berada di kawasan Kabupaten
Muarojambi dan Tanjungjabung Timur.
Koordinator Posko Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan
Provinsi Jambi, Joko Fajar Kiswanto, kepada Tempo News
Room, Senin (6/9), menyebutkan, walau sebagian besar
titik api berasal dari kawasan hutan belukar dan
perkebunan sawit rakyat, tapi kekhawatiran lain titik
api itu juga berada di kawasan Taman Nasional Berbak
dan Taman Hutan Raya Sekitar Tanjung.
Untuk menanggulangi meluasnya titik api, Dinas Pertanian setempat telah menerjunkan tim Manggala Agni dibantu
masyarakat, didukung peralatan pemadam kebakran.
Sementara itu, masyarakat setempat mulai terganggu kesehatan mereka. Selain nyeri mata, jumlah penderita
gangguan pernapasan bagian atas (ISPA) sudah mencapai
4.000 orang lebih.
Syaipul Bakhori - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|