Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Riau

Tanker Residu Tenggelam di Perairan Karimun
Jum'at, 06 Agustus 2004 | 13:19 WIB

TEMPO Interaktif, Riau:Akibat angin kencang sebuah tanker minyak kotor residu tenggelam di perairan Kabupaten Karimun , Riau. Akibatnya, ribuan ton residu tumpah dan mencemari perairan.

Peristiwa yang terjadi subuh sekitar pukul 04.30 WIB Minggu (25/7) dini hari itu tidak membawa korban jiwa. Namun para nelayan setempat enggan melaut karena takut alat penangkap ikan mereka terkena minyak.

Kapal Tanker Bista Maliner ketika itu tengah bersandar untuk memuat minyak kotor. Seperti biasa PT. Karimun Sembawang Shipyard melakukan pencucian kapal-kapal di sana. Dan minyak yang terdapat di dalam tanker yang dibersihkan itu kemudian dipindahkan ke tanker lain yang ketika peristiwa terjadi sedang lego jangkar Kapal Tanker Bista Maliner itu.

Belum diketahui pasti jumlah tumpahan minyak, namun telah menyebar sampai ke Pulau Pelawan, Kabupaten Karimun. " Minyak telah mengganggu nelayan yang hendak menangkap ikan," kata H. Suhud, anggota DPRD Kabupaten Karimun kepada Tempo News Room melalui telepon selulernya.
Menurutnya, saat ini memang angin sangat kencang di daerah Karimun. Ketika itu, katanya, kapal tersebut telah mengisi ribuan ton residu hasil pembersihan kapal yang docking di PT. Karimun Sembawang Shipyard.

Belum diketahui kerugian akibat tenggelamnya kapal tanker tersebut, namun diperkirakan ratusan juta rupiah. Saat ini Pemerintah Kabupaten Karimun tengah berupaya mengangkat bangkai kapal tanker tersebut dan berupaya menghentikan keluarnya minyak kotor dari lambung kapal. Dikhawatirkan tumpahan minyak menyebar ribuan mil bila tidak ada pencegahan.

Rumbadi Dalle - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pertamina Akan Raih Tambahan Pendapatan US$ 300 Juta
Kenaikan Harga Minyak Dunia Tidak pengaruhi Indonesia
Pertamina Kembali Naikkan Volume Impor
Menkeu: Dampak Kenaikan Harga Minyak Bisa Dikendalikan
Harga Minyak Mentah Ditetapkan US$ 34 Per Barel
PLN: Penggunaan Gas Menghemat Ongkos Produksi
Ratusan Daerah Di Palembang Rawan Langka Minyak
Kenaikan Harga Minyak Gerogoti Anggaran
MK Gelar Sidang Pengujian UU Ketenaga Listrikan dan Migas
Stok Bahan Bakar Nasional Kritis
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 8 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 1 Tahun 1998 Tentang Pemeriksaan Kecelakaan Kapal
PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan
UU RI No. 22 Tahun 2001 Tentang Migas

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2004>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data