|
Nusa
Tiga Perusak Kantor SIB Ditangkap Polisi
26 April 2004
TEMPO Interaktif, Medan:Tiga preman diduga pelaku penyerangan kantor Harian Sinar Indonesia Baru, Minggu (25/4) malam diringkus petugas Reserse Kriminal Unit Judi Susila Polisi Kota Besar (Poltabes) Medan. Mereka adalah Charles Panjaitan (31) warga Jalan Perguruan Gang Indah Kelurahan Banten Timur Medan, Taufik (27) warga Jalan Agenda Gang Sekolah Medan dan Hasudungan Malau (21) warga Jalan Perguruan Gang Nauli Medan.
Informasi yang diperoleh Tempo News Room, ketiga pelaku mengaku bersama empat temannya yang lain (masih diburon) diperintahkan seorang bandar judi, Raju, warga Tembung yang masih diburu polisi, untuk menggeruduk kantor harian yang terbit sejak tahun 1970 itu. Mereka melakukan penggerudukan dengan mengendarai 2 unit mobil Escudo dan Kijang.
Menurut Kepala Unit Judi Susila Poltabes Medan, AKP Edison Sitepu SH, ketiga tersangka diringkus polisi dari kediaman mereka masing-masing di Medan. Mereka diduga turut serta melakukan aksi penggerudukan dan beraksi dengan memecahkan sejumlah kaca ruangan serta memukuli sejumlah karyawan harian SIB.
Hasil pemeriksaan para tersangka, diketahui motif penyerangan itu menurut Edison karena SIB gencar memberitakan kasus judi di Sumut khususnya di Medan. “Dari pengakuan sementara, awalnya Raju (otak pelaku) menemui mereka di suatu kedai tuak kawasan Patumbak guna membicarakan penyerangan kantor SIB. Motifnya karena pemberitaan kasus judi,“ kata Sitepu.
Akhirnya dengan mengendari dua mobil, mereka berangkat sekira pukul 12.00 WIB ke kantor SIB. “Walau mengaku menyerang, tapi ketiga pelaku membantah kalau berprofesi sebagai agen judi Togel,” ujar Edison sambil menambahkan ketiganya mengaku bertindak secara spontan atas suruhan Raju.
Menurut saksi karyawan SIB seorang pelaku berwajah mirip peranakan Pakistan,mengenai hal ini Edison mengatakan dari hasil keterangan ketiga pelaku, yang mirip peranakan Pakistan adalah Raju.
Mengenai nomor polisi mobil para pelaku yang dikenali warga sekitarnya berflat nomor BK 9 tanpa seri dan menggunakan senjata api dan gas airmata, tapi pelaku mengatakan tidak mengetahui nomor polisi mobil yang membawa mereka. Mengenai pemilik senjata api, ketiga pelaku juga tidak mengetahui siapa pemiliknya namun mereka mengakui mendengar suara letusan senjata api.
Disinggung mengenai dugaan ketiga pelaku yang ditangkap polisi itu merupakan “tumbal” atau pemeran pengganti dan bukan pelaku sebenarnya, Edison Sitepu membantah hal itu. “Berdasarkan penyelidikan polisi, ketiga pelaku terkait kasus penyerangan Kantor Harian SIB Kamis (22/4) sekira pukul 01.00 WIB. Saat ini pelaku masih diperiksa dan dibawa petugas guna memburu otak pelakunya Raju yang diduga masih bersembunyi di Medan,” lanjutnya.
Bambang Soed – Tempo News Room
|