Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Amal Karya Dihajar Badai, Dua Tewas
Jum'at, 15 April 2005 | 17:08 WIB

TEMPO Interaktif, Ampana:Kapal motor Amal Karya, sebuah kapal penumpang rute Pulau Togean – Ampana, ibukota Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah, karam dihantam ombak disertai badai, Kamis (14/4). Dua penumpang dipastikan tewas pada persitiwa itu.

Amal Karya tengah dalam pelayaran dari Pelabuhan Ampana menuju Pulau Siatu, Kepulauan Togean, memuat 40 penumpang termasuk anak buah kapal naas tersebut. Perjalanan antara Ampana - Pulau Siatu biasanya memerlukan waktu 6 jam. Ombak dan badai menghantam Amal Karya setelah tiga jam sesudah berangkat pukul 10.00 Wita.

Seorang korban yang dirawat di Rumah Sakit Ampana, Ny. Rastami megatakan, penumpang Amal Karya tidak banyak. Namun karena cuaca dan gelombang air laut yang cukup besar menjadikan kapal itu sedikit oleng. Para punumpang – yang kebanyakan pedagang yang berjualan di Togean – pun panik dan berusaha menyelamatkan diri. Beruntung, bantuan cepat datang.

Menurut Syahbandar Ampana, penumpang yang tewas adalah Salbiah, 35 tahun dan anaknya, Rahmat, 2 tahun. "Korban sudah dievakuasi dan dimakamkan di Ampana," kata Kepala Syahbandar Ampana, Lamoro.

Lamoro mengatakan, 37 penumpang lainnya juga sudah dievakuasi. Sementara satu penumpang, Nelon hingga kemarin belum ditemukan. Syahbandar mengevakuasi korban dengan menggunakan kapal KM Duta Samudra dan KM Puspita.

Kepala Polres Tojo Una-Una Komisaris Rudy Tranggono, memimpin langsung pencarian Nelon. "Kemungkinan besar ia digulung ombak besar," kata Rudy. darlis muhammad

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
KAPAL TAMPOMAS II SAAT TERBAKAR/  SEBELUM TENGGELAM [DOKUMENTASI SANGIHE; 19A/49/80; 991231]. Kapal Motor Tampomas II, saat terakhir sebelum tenggelam di laut [ dok KM Mutiara; 25a/107/81; 20000708 ].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

KM Sultra Sejati Hilang di Perairan Pulau Wowoni
Kapal Tenggelam di Sika 3 Penumpang Tewas
Nelayan Cilacap Dapat Ganti Rugi Rp 14 Miliar
Dua Tewas Akibat Meledaknya Kapal Tongkang
Kapal Tanker Bocor, Minyak Mentah Genangi Perairan Cilacap
Tiga Warga Jakarta Hilang di Ujung Kulon
Kapal Perang Australia Selamatkan 15 Orang Indonesia
Kapal Farlen Tak Miliki Izin Angkut Penumpang
Kapal Terbakar, 12 Tewas
Tanker Residu Tenggelam di Perairan Karimun
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 8 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 1 Tahun 1998 Tentang Pemeriksaan Kecelakaan Kapal

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data