Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kapal Karena Dia Tenggelam, 1 Tewas dan 1 Hilang
Senin, 30 Juni 2008 | 12:26 WIB

TEMPO Interaktif, Kupang:Seorang warga ditemukan tewas, satu hilang dan 25 lainnya berhasil menyelamatkan diri setelah Kapal Motor Karena Dia mengalami kecelakaan, Minggu (29/6) siang.

Kecelakaan terjadi di perairan Tanjung Tuak, Kabupaten Lembata. Korban tewas bernama Mariam Hamra (45), warga Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata. Sedangkan yang masih hilang adalah Saidah Dairia (28). Hingga Senin pagi tim SAR masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mencari korban hilang.

Sementara 25 korban selamat berhasil dievakuasi ke darat oleh kapal-kapal nelayan yang sedang mencari ikan. "Sebagian besar korban adalah warga Desa Paililon, Dulitukan dan Desa Tagawiti, Kecematan Ile Ape. Mereka mengalami kecelakaan akibat dihantam badai ketika menuju ke Pulau Adonara untuk menghadiri cara keluarga," kata Kasat Reskrim Polres Lembata, Ajun Komisaris I Gede Putra Yasse, Senin (30/6).

Menurutnya, penumpang yang selamat mengaku gelombang setinggi lebih dari tiga meter tiba-tiba menghantam lambung kapal sehingga kapal hanyut. "Mereka hanya berpegangan pada bodi kapal. Ada yang menyelamatkan diri dengan cara berenang dan berpegangan pada papan sehingga terbawa arus pasang dari arah utara Tanjung Tuak menuju selatan di pesisir pantai," kata Gede.

Sebagian penumpang terdampar dengan papan di Deri, Kecamatan Adonara Barat, sedangkan korban tewas dan hilang karena tidak mampu berpegangan pada papan. Dia menambahkan, kapal nahas itu terseret gelombang sampai tiga mil bersama enam penumpang dan terdampar di Pantai Hukum, Kabupaten Lembata.

Para korban selamat, kata Gede, sudah dijemput anggota keluarga. "Semua korban menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu sebelum dijemput anggota keluarga," ujarnya.

KM Karena Dia memiliki panjang sekitar enam meter dengan lebar sekitar dua meter. Kecelakaan ini merupakan yang kedua dalam enam bulan terakhir dengan korban tewas sebanyak enam orang. Sebelumnya, sebuah perahu motor tenggelam akibat dihantam badai di Kabupaten Manggarai Barat.

Jems de Fortuna

Dari Arsip Majalah TEMPO
Artha Rimba Tenggelam  | 14 Pebruari 1999
Lintas Internasional | 01 Maret 2004
’Mutiara’ Karam di Selat Malaka  | 03 Maret 2003
Puluhan Penumpang Masohi Star Hilang  | 11 November 2002
Wahai Star Nyaris Tenggelam  | 30 Juli 2001
49 Penumpang Belum Ditemukan  | 11 Juni 2001
Eksekusi Gurita Tak Jua ke Penjara  | 04 Juni 2001
Awak Kapal Tanker Berbendera Indonesia Lolos dari Maut  | 08 April 2002
Apa Untuk Pulau Laut ? | 24 September 1977
Setelah klingi, kini permata ii setelah klingi. kini permata ii | 03 September 1977
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kapal Nelayan Tenggelam, Dua Tewas dan Tiga Hilang
Kapal Tenggelam di Selat Bangka
Tujuh Awak Kapal Tenggelam Belum Ditemukan
Kapal Tenggelam, Tiga Tewas Lima Hilang
9 ABK Selamat, 9 Hilang
Kapal Tenggelam Diterjang Gelombang di Kapuas
Evakuasi Tangker Butuh Waktu Dua Pekan
Tiga Korban Tugboat Belum Ditemukan
Korban KM Acita 03 Mulai Terima Santunan
Kapal Polair Meledak Saat Mencari Jenazah
> selengkapnya...

Referensi

PP RI No. 8 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 1 Tahun 1998 Tentang Pemeriksaan Kecelakaan Kapal

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk127095 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2008>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data