|
Pengungsi Timor Timur Tuntut Janji Indonesia
Senin, 04 Desember 2006 | 14:01 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang:Pengungsi Timor Timur yang menetap di wilayah Nusa Tenggara Timur unjuk rasa ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menuntut ganti rugi aset sebagaimana dijanjikan pemerintah.
Aset yang mereka tuntut adalah harta benda berupa rumah dan tanah di Timor Timur, kini Timor Leste pascajajak pendapat 1999. Warga juga mendesak pemerintah transparan dalam mengelola dana Rp 72 miliar untuk perumahan 5.000 keluarga pengungsi.
Pengungsi ini menganggap sebagai korban kebijakan politik Indonesia yang kemudian menebar janji bohong mengurus pengungsi asal Timor Timur.
"Sampai sekarang kami masih menetap di gubuk-gubuk darurat. Tidur di tanah dan makan seadanya. Nasib kami tidak diperhatikan sama sekali. Semua bantuan dihentikan," kata Sartino da Silva, salah seorang pengungsi yang menetap di Desa Noelbaki, Kabupaten Kupang.
Jems De Fortuna
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|