Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Dana Busung Lapar Dibelikan Kijang Innova
Rabu, 12 Oktober 2005 | 14:38 WIB

TEMPO Interaktif, Kupang:Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan agenda tanggapan akhir fraksi atas perubahan APBD NTT 2005 di ruang sidang utama DPRD, Rabu (12/10) berlangsung tegang.

Karena, pemerintah secara sepihak menggunakan alokasi
dana untuk penanganan busung lapar senilai Rp 800 juta
untuk membeli lima mobil kijang Innova. Ketua Fraksi Gabungan Yucundianus Lepa, mengakui, pemerintah daerah pernah mengusulkan kepada DPRD agar membeli 15 unit mobil baru. Dari 15 unit mobil tersebut, 10 unit akan dimanfaatkan pemerintah sebagai kendaraan operasional dan lima unit lainnya untuk mobil operasional komisi-komisi DPRD.

Namun karena terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi dan busung lapar, rencana tersebut dibatalkan. "Kesepakatan saat itu adalah pembelian mobil dibatalkan dan anggarannya dialihkan untuk penanganan busung lapar.
Tetapi kenyataan yang terjadi, justru pemerintah diam-diam membeli lima unit mobil tanpa persetujuan DPRD,"kata Lepa. Padahal masyarakat saat itu dalam kondisi kristis karena gagal panen, busung lapar dan kekeringan. "Saya sangat kesal,"ujarnya.

Menurut Lepa, pemerintah kehilangan nurani untuk memperhatikan kesengsaaraan rakyat sehingga
pihaknya mendesak gubernur untuk membatalkan pembelian
lima unit kendaraan dinas itu sampai keadaan masyarakat
pulih. "Apabila DPRD sudah setuju untuk membatalkan pembelian dan dananya dialihkan untuk kepentingan kemanusiaan mengapa staf gubernur masih membeli lima unit mobil,"kata anggota Fraksi Partai Golkar,
Frans Dima Lendes.

Gubernur Piet A. Tallo berencana untuk membatalkan proses pembelian lima unit kendaraan tersebut. "Anggap saja kita tidak pernah membeli mobil,"katanya. Direktur Perkumpulan Pengembangan Inisitif dan Advokasi
Rakyat NTT, Sarah Lery Mbuik, mengecam keras tindakan
pejabat pemerintah daerah yang sewenangang-wenang
menggunakan dana kemanusiaan untuk kepentingan sesaat
dengan membeli mobil mewah.

Jems de Fortuna



INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

NTB Belum Menerima Dana Busung Lapar
Jurnalis Jerman Bantu Pengobatan Gizi Buruk di Banten
Dana Busung Lapar NTB Belum Turun
RS Cikini Kembali Rawat Dua Pasien Busung Lapar
Sutiyoso Ancam Gusur Pejabat
AMDI dan LBH Kesehatan Evakuasi 47 Balita Busung Lapar
Pemerintah Sediakan Bantuan Bibit
Pemprov Jatim-WFP Luncurkan Program Rehabilitasi Gizi
Mahasiswa UGM Gelar Aksi Soal Busung Lapar
Mensos Kritik Peran LSM Soal Busung Lapar
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data