|
Nusa Tenggara Barat
Dua Kubu Pendemo Nyaris Bentrok
Kamis, 03 Pebruari 2005 | 14:26 WIB
TEMPO Interaktif, Mataram: Aksi demo tiga hari berturut-turut di kantor Walikota Mataram, Kamis (3/2), nyaris berakhir dengan bentrok fisik antara dua kelompok pendemo yang berseberangan. Namun bentrokan berhasil digagalkan setelah sekitar 50 anggota Sabhara Perintis Polres Mataram berhasil memblokade dua kubu pendemo.
Para demonstrasn terdiri dari dua kubu, antara pendukung kebijakan Penjabat Walikota Mataram, Ahmad Rivai yang mutasi puluhan pejabat di Pemerintahan Kota Mataram, dengan yang menentangnya.
Seperti diketahui, Penjabat Walikota Mataram, Ahmad Rifai, telah memutasikan sebanyak 82 pejabat dari eselon dua hingga empat. Di antara mereka yang dimutasi terdapat asisten satu dan dua, serta sejumlah kepala dinas dan badan di Pemerintah Kota Mataram. Proses pelantikannya sendiri dilakukan Senin (31/1) lalu.
Rupanya kebijakan tersebut membuat tidak berkenan para pejabat yang terkena mutasi. Ratusan orang mendatangi kantor Walikota Mataram, Selasa lalu (2/2), dan masih berlangsung hingga kini. Mereka menolak proses mutasi itu yang dianggap tidak tepat dan melanggar ketentuan.
Hari ini, muncul demo tandingan, yang menyatakan setuju terhadap mutasi di lingkungan Pemkot Mataram. Sekitar seratusan orang datang dengan empat truk dan dua dua mobil bemo. Belum sampai melewati pagar kantor Walikota, kelompok pendemo yang menentang kebijakan mutasi, melakukan penghadangan. Terjadilah ketegangan yang nyaris mengarah ke bentrokan. Beruntung, sekitar 50 polisi langsung memblokade keduanya.
sujatmiko
INDEKS BERITA LAINNYA :
|