Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Komnas HAM Dituntut Selesaikan Kasus Manggarai
Rabu, 26 Januari 2005 | 11:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Forum Perjuangan Masyarakat Adat Colol menuntut Komnas HAM untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat di Colol, Manggarai, Nusa Tenggara Timur. "Kami menanyakan hasil proses penyelidikan yang dilakukan oleh KKP HAM," kata Saferinus Adir OFM, koordinator Koalisi LSM Pembela Petani Manggarai, di Jakarta, Rabu (26/1).

Kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Manggarai Nusa Tenggara Timur yang terjadi pada 10 Maret 2004 mengakibatkan enam korban meninggal, tujuh orang cacat, dan 21 luka. Kasus ini bermula dari kebijakan bupati Manggarai yang akan mengubah perkebunan kopi milik masyarakat adat menjadi lahan konservasi. Pemerintah daerah beralasan, tanah adat tersebut adalah milik negara.

Mereka juga mendesak pemerintah untuk mengganti kerugian dan membayar santunan pada korban yang menderita cacat dan luka-luka. Rosalia, istri salah seorang korban tewas dalam kejadian itu menyatakan, sejak kejadian itu penghidupan keluarganya tidak menentu. Hal ini karena sumber penghidupan mereka yang berupa kebun kopi dibabat oleh pemda Manggarai.

Aksi ini diikuti 30-an orang yang berasal dari Masyarakat Adat Colol. Di kantor Komnas HAM mereka melakukan orasi dan menyanyikan lagu perjuangan adat. Menurut rencana warga akan ditemui oleh M.M Billah, Ketua Tim Penyelidik Kasus Manggarai.

Sutarto-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Wanita berkerudung anggota FPI (Front Pembela Islam) dan GPI (Gerakan Pemuda Islam) menyusuri Jl. Sudirman menuju Gedung PBB pada protes mendukung Palestina dan melawan zionis Israel, Jakarta, 4 April 2002. [TEMPO/ Lourentius EP; K7A/019/2002; 20020411]. Wanita berkerudung anggota FPI (Front Pembela Islam) dan GPI (Gerakan Pemuda Islam) menyusuri Jl. Sudirman menuju Gedung PBB pada protes mendukung Palestina dan melawan zionis Israel, Jakarta, 4 April 2002. [TEMPO/ Lourentius EP; K7A/019/2002; 20020411].
Protes Anti Israel
Protes Anti Israel
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mahasiswa Demo Tolak Buka Rekening di Bank Mualamat
Ratusan Serikat Pekerja Demo di Departemen Keuangan
Ribuan Masyarakat Temanggung Turun ke Jalan
Penyandang Cacat Demo Kebijakan Penerimaan CPNS
HUT Kabupaten Tangerang Diwarnai Demo Anggota DPRD
Empat Tersangka Penyerbu Kampus Gorontalo Ditahan
Perayaan Natal di Cerebon Warga Penuhi Gereja
Kesimpulan Tim Verifikasi Ristek Soal Buyat Sudah Final
Mahasiswa UIN Tuntut Polisi Bebaskan Firdaus
Kejaksaan Sidoarjo Menghambat Akses Informasi Kasus Korupsi
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data