|
Nusa Tenggara Timur
Stok Beras untuk Korban Gempa Bumi Alor Menipis
Senin, 22 November 2004 | 10:54 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang:Stok beras untuk kebutuhan korban gempa bumi Alor terus menipis. Jika dalam satu minggu tidak ada bantuan, maka warga korban Alor terancam kelaparan. Sampai dengan hari ini, Senin (21/11), stok beras yang ada pada gudang Dolog Kalabahi kurang dari 5000 kilogram.
Sebelumnya, bantuan darurat yang disalurkan pemerintah provinsi NTT sebanyak 55 ton, namun semuanya telah disalurkan kepada korban gempa. Menurut data sementara yang ada pada posko penanggulangan bencana, jumlah korban yang membutuhkan bantuan beras sebanyak kurang lebih 83 ribu jiwa atau sebanyak 16.600 kepala keluarga.
Wakil Bupati Alor, Abraham Maulaka, yang dihubungi Tempo mengatakan, sudah mengirimkan surat resmi kepada gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meminta tambahan beras dan uang lauk pauk.
Diharapkan, bantuan tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan korban gempa bumi selama 15-20 hari kedepan. Menurut Maulaka, kebutuhan selama kurun waktu dua pekan tersebut sebanyak kurang lebih 600 ton dan uang lauk pauk sebanyak Rp 2,5 miliar.
Sebagaimana hasil pantauan Tempo di sejumlah lokasi yang mengalami kerusakan terparah, sebagian warga masih bertahan diluar rumah. Dikhawatirkan, apabila terjadi hujan lebat maka para korban akan kesulitan mencari tempat perlindungan.
Jems De Fortuna - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|