|
Nusa
Golkar NTB Tetap Dukung Jusuf Kalla Jadi Capres
16 April 2004
TEMPO Interaktif, Mataram:Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap mendukung Jusuf Kalla maju menjadi calon presiden mendatang. Dukungan itu merujuk hasil konvensi calon Presiden daerah NTB, dimana Yusuf Kalla menduduki nomor urut pertama, menyisihkan enam calon lainnya.
"Golkar NTB tetap menginginkan beliau tetap sebagai
peserta konvensi calon Presiden. Rujukan kita pada
hasil konvensi calon Presiden beberapa waktu lalu,"
tegas Mesir Suryadi, Ketua DPD Partai Golkar NTB, di
Mataram, Jumat (16/4) siang.
Hasil konvensi calon Presiden untuk daerah NTB menyebutkan Jusuf Kalla menduduki urutan pertama. Dia
mendapat dukungan dari lima DPD kabupaten dan kota, di
NTB, seperti Kabupaten Lombok Barat, Kota Mataram,
Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur,
Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima. "Jadi dengan
dukungan lima DPD tingkat dua, menunjukkan bukti bahwa
Golkar NTB tidak main-main mendukung Pak Jusuf Kalla,"
tandas anggota MPR RI dari utusan daerah ini.
Dibawah Jusuf Kalla pada nomor urut dua adalah Sri Sultan
Hamengkubuwono ke X, ketiga Akbar Tandjung, dan ke
empat Wiranto, ke lima Prabowo Subianto, Aburizal
Bakri dan Surya Darma Paloh.
Ditanya soal rencana mundurnya Jusuf Kalla, dari peserta konvensi calon Presiden, Mesir mengaku belum mempercayai berita itu. Dia baru percaya jika dirinya ditelepon langsung oleh Jusuf Kalla perihal kemundurannya. "Saya belum percaya itu. Sebab, beliau belum menghubungi kami," tandasnya.
Tapi, katanya, jika Jusuf Kalla benar-benar mundur, lanjut Mesir, Golkar NTB akan sangat kecewa. Karena selama ini, dukungan di kawasan NTB, sangat luas. Mesir juga tidak menampik di luar Partai Golkar NTB, ada
kelompok-kelompok baik personal dan individu yang
telah membentuk tim sukses Jusuf Kalla menjadi calon
Presiden. Tapi dirinya menampik jika tim sukses itu
sengaja dibentuk oleh DPD Partai Golkar NTB.
"Tim itu saya kira ada, tapi itu di luar Partai Golkar.
Di luar agenda itu, DPD Golkar NTB juga akan
menggelar pertemuan antar-DPD kabupaten/kota di
seluruh NTB yang akan dilaksanakan dua, tiga hari ini," terangnya.
Dirinya tidak menyebut bahwa pertemuan itu Konverda
Khusus, tapi hanya pertemuan biasa. Intinya untuk
membuat satu kesamaan pandang soal siapa peserta
konvensi calon Presiden yang akan didukung oleh DPD
Partai Golkar NTB.
Jika tidak ada perubahan, maka calon yang didukung tetap Jusuf Kalla. Pihaknya,kata Mesir, tidak bisa mengingkari hasil konvensi calon Presiden beberapa waktu lalu. Namun jika Jusuf Kalla, benar-benar mundur, maka akan dirumuskan siapa-siapa yang pantas diajukan sebagai calon Presiden. Dengan kriteria mampu melaksanakan penegakan hukum dan bebas dari korupsi. "Pokoknya yang layak jual ke masyarakat.Sebab jika kita keliru memilih, maka Partai Golkar akan malu," imbuhnya.
Tapi jika diurut kacang, maka Golkar NTB, akan
mengajukan Akbar Tanjung juga. Sebab, dalam konvensi
calon Presiden di NTB, Akbar masuk ke urutan ke tiga.
Sementara urutan kedua, dipegang Sri Sultan
Hamengkubuwono, yang kini telah resmi mundur dari
peserta konvensi calon Presiden.
Ditanya apakah ada intervensi Akbar Tandjung mengenai pencalonan ini, mesir menjawab "Tidak, demi Allah, tidak ada intervensi itu," ia bersumpah. Karena itu, dirinya belum berani memutuskan, siapa calon Presiden yang akan diajukan dari DPD NTB, jika Jusuf Kalla benar-benar mundur. Dia berharap Jusuf Kalla mengurungkan niat mundur dan tetap maju. "Sekali lagi kita menyesal jika Pak Kalla mundur," tegasnya.
Sujatmiko - Tempo News Room
|