Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa Tenggara Timur

1.000 Pengungsi Gunung Egon Dipulangkan
05 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Kupang: Pemerintah Kabupaten Sikka akhirnya memulangkan sekitar 1.000 warga asal Kecamatan Waigete dan Kecamatan Bola, yang mengungsi ke Maumere akibat meletusnya gunung berapi Egon akhir Januari lalu. Pemulangan pengungsi dilakukan setelah Badan Vulkanologi mengumumkan Egon sudah kembali normal dan tidak ada lagi aktivitas menonjol. Hal ini disampaikan Kabag Humas Sekab Sikka Sirajudin Paskalis, saat dihubungi wartawan di Maumere, Kamis (5/2).

Menurutnya, para pengungsi yang dipulangkan, sebagian besar berasal dari empat desa di utara Gunung Egon, yaitu dari Desa Hale, Hebing, Natakoli dan Egon Gahar. "Mereka pulang, sebagian berdasar inisiatif sendiri, pemerintah hanya memfasilitasi dengan menyediakan angkutan," katanya.

Paskalis menambahkan, khusus ibu hamil, balita dan anak anak, pemerintah setempat menyarankan untuk tetap bertahan di kamp-kamp sampai kondisi Gunung Egon benar benar pulih. "Walaupun kondisi gunung sudah pulih, pemerintah mengharapkan kepada warga yang sudah pulang untuk tetap waspada dan siap untuk dievakuasi jika terjadi letusan atau gempa susulan," lanjutnya.

Sementara itu, untuk membantu kelancaran pelayanan kepada para pengungsi, Satuan Pelaksanaan Penanggulangan Bencana dan Pengungsi Kabupaten Sikka memindahkan ratusan pengungsi
ke beberapa tempat yang lebih layak. Sehingga saat ini seluruh pengungsi dikonsentrasikan di 17 lokasi berbeda.

Sedangkan jumlah pengungsi yang masih bertahan di Maumere berkurang menjadi 4.174 jiwa, setelah sekitar 1.068 pengungsi dipulangkan.

Jem's de Fortuna - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Kondisi Pengungsi Gunung Egon Memburuk
Pencarian Korban Dihentikan
Bukit Menoreh Longsor, 13 Orang Tewas
Bantuan Gempa Belum Dicairkan
Jepang Kirim Tim Medis ke Iran

 
Berita nusatenggara Lainnya

Golkar Unggul Sementara di Delapan Kabupaten di NTT
(Kamis, 22/04/2004 | 14:29 WIB)
Kantor Bupati Sumbawa Terbakar
(Minggu, 18/04/2004 | 13:24 WIB)
Kota Mataram Diguncang Gempa
(Sabtu, 17/04/2004 | 11:12 WIB)
Golkar NTB Tetap Dukung Jusuf Kalla Jadi Capres
(Jum'at, 16/04/2004 | 16:02 WIB)
Batas RI dan Timor Leste Belum Disepakati
(Jum'at, 16/04/2004 | 15:35 WIB)
Korban Manggarai Praperadilankan Mantan Kapolres
(Rabu, 14/04/2004 | 16:07 WIB)
KPU NTB: Batas Akhir Pemilu Susulan, Besok
(Kamis, 08/04/2004 | 14:54 WIB)
27 TPS di Nusa Tenggara Timur Gelar Pemilu Susulan
(Selasa, 06/04/2004 | 15:25 WIB)
Pemilu di Kota Kupang Bermasalah
(Senin, 05/04/2004 | 12:25 WIB)
Gula Kasar Ditahan di Pulau Lembar, Mataram
(Minggu, 04/04/2004 | 21:30 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data