|
Polisi Kerja Keras Usut Perusahaan Grup Bakrie
Rabu, 06 Agustus 2008 | 10:16 WIB
TEMPO Interaktif, Balikpapan:
Kepolisian Daerah Kalimantan Timur bekerja keras menyidik kasus penyerobotan lahan antara PT Porodisa Trading & Industrial, PT Kaltim Prima Coal dan PT Perkasa Inaka Kerta. Penyeroboran lahan oleh tiga perusahaan ini terkait perizinan. PT Kaltim Prima Coal adalah perusahaan yang bernaung di bawah Grup Bakrie. "Jadi masih dalam proses penyidikan," kata Kepala Satuan Tindak Pidana Tertentu Polda Kalimantan Timur, Ajun Komisaris Besar Puji Riyanto, Rabu pagi ini.
Menurut Puji, perkara sengketa pemanfaatan lahan di Kutai Timur ini pelik dan membutuhkan perhatian ekstra dan kerja keras. Apalagi, "Belum ada tersangka serta penyitaan barang bukti," ujarnya.
Salah satu kendalanya adalah jauhnya lokasi lahan yang diserobot dan mendatangi sejumlah saksi. Polisi mesti pulang pergi dari Balikpapan-Kutai Timur. "Harus menumpang helikpter," katanya.
Lahan yang bermasalah itu berupa areal 2.200 dan 9.720 hektare yang menjadi perebutan antara tiga perusahaan raksasa itu. Area ini merupakan Hak Pengusahaan Hutan atau Izin Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu yang ditambang PT Kaltim Prima Coal dan PT Perkasa Inaka Kerta (Group Gunung Bayan Resources).
SG Wibisono
INDEKS BERITA LAINNYA :
|