|
Pipa PDAM Pecah, Bandung Krisis Air Empat Hari
Minggu, 14 September 2008 | 16:15 WIB
TEMPO Interaktif, BANDUNG:- Sebuah pipa transmisi PDAM Kota Bandung pecah di Jalan Raya Banjaran Kampung Jambatan Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung Sabtu (13/9) malam sekitar pukul 23.30 WIB. “Mungkin karena pipanya sudah tua,” ujar juru bicara PDAM Kota Bandung Meliana S saat dihubungi Tempo Minggu (14/9).
Pipa sepanjang enam meter dengan diameter 800 milimeter itu, dipasang sejak tahun 1959 di bawah tanah. Daerah tempat pecahnya pipa, menurut Meliana, merupakan kawasan industri sehingga kerap dilewati kendaraan besar. “Jadi pipa tidak kuat menahan beban,” ujarnya.
Pipa itu mengalirkan pasokan air dari Sungai Cisangkuy ke pengolahan PDAM di Jalan Badaksinga. Akibat pecahnya pipa, debit air yang dialirkan ke Badaksinga mengalami penurunan sebesar 700 liter per detik. “Debit air yang masih ada di Badaksinga menjadi sekitar 850 liter per detik,” ujarnya.
Meliana memperkirakan, penggantian pipa akan berlangsung empat hari mulai Minggu (14/9). Diperkirakan, tidak kurang dari 30 ribu pelanggan akan terganggu pasokan airnya. “Karena itu kami mohon maaf kepada pelanggan yang terganggu,” katanya.
Daerah yang terganggu pasokan airnya mencakup sebagian wilayah Bandung Timur antara lain Komplek Margahayu Raya, Jalan Ciwastra, Antapani, Kiaracondong, sebagian Arcamanik, Ahmad Yani, Cicaheum, Surapati, Cikutra, Cicadas, Riau, Mangga, Gedung Sate, Kosambi, Malabar, Palasari, Gatot Subroto, Karapitan, Buahbatu, dan Lodaya.
Di wilayah Bandung Tengah dan Selatan, pasokan akan terganggu bagi pelanggan di Jalan Dago Bawah, Merdeka, Tamblong, Asia Afrika, Otista, Tegallega, Mohamad Toha, Cibaduyut, Soekarno Hatta, Komplek Parakan, dan Alun-alun.
Sedangkan wilayah Bandung Barat antara lain Jalan Pajajaran, Rajawali, Arjuna, Ciroyom, Sudirman, Astana Anyar, Maleber, Raya Barat, Caringin, Cijerah, Babakan Ciparay, Nyengseret, Cibeureum, dan Kopo.
Rana Akbari Fitriawan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|