|
Untuk Sementara Daftar Calon Legislator PKB Ganda Diterima
Minggu, 24 Agustus 2008 | 19:56 WIB
TEMPO Interaktif, SURABAYA:Ketua Dewan Tanfidz Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan bangsa (DPW PKB) Jawa Timur, Hasan Aminuddin, mengatakan tidak ada alasan bagi Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur menolak calon anggota legislatif yang diajukan DPW PKB versi Gus Dur.
"Secara legal, PKB kami yang sah karena kepengurusan kami terbentuk melalui mekanisme yang sah dan sesuai AD/ART, sedangkan PKB lainnya sebenarnya sudah dibekukan," kata Hasan ketika ditemui di kantornya,
Minggu (24/8).
Saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, memang menerima daftar calon anggota legislatif (caleg) dari dua kepengurusan PKB, yaitu PKB pimpinan Hasan Aminuddin, serta PKB pimpinan Imam Nahrowi.
Menurut Hasan, sejarah konflik di PKB Jawa Timur, bermula ketika adanya pembekuan kepemimpinan PKB era Choirul Anam, melalui Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub). Dalam Muswilub itu terpilih Imam Nahrowi. Namun, kepemimpinan Nahrowi ini juga dibekukan.
Pada Februari 2008 lalu, PKB lagi-lagi menggelar Muswilub dan memilih Hasan Aminuddin sebagai ketuanya. "Saat pemilihan, Imam Nahrowi juga
datang. Kami juga punya SK yang ditandatangani Muhaimin," kata Aminudin.
Tapi, PKB Imam Nahrowi hidup lagi dengan alasan SK pembekuan Imam Nahrowi yang dulu ditandatangani Muhaimin dicabut oleh Muhaimin. "Padahal, hukum partai politik tidak mengenal pencabutan keputusan," kata Hasan yang juga Bupati Probolinggo ini. Karenanya, hanya PKB yang dipimpinnyalah yang berhak mengajukan caleg.
Terkait pernyataan KPU yang akan meminta klarifikasi ke DPP PKB karena adanya kepengurusan ganda. Maka, menurut Hasan, DPP yang sah adalah yang berkantor di Kali Bata Jakarta, bukan yang lainnya. Karena sesuai dengan akta pendirian partai, PKB berada di Jalan Kali Bata.
Ditempat yang sama, Sekretaris DPW PKB Choirul Sholeh Rasyid, mengatakan konflik fisik di tubuh PKB yang terjadi di beberapa daerah merupakan buntut ketidak tegasan KPU setempat. "Konflik di Gresik, Jember dan Jombang tidak mungkin terjadi jika KPU tidak mencoba bermain-main," kata Choirul.
Untuk mengompakkan seluruh pengurus PKB, hari ini PKB pimpinan Hasan Aminuddin menggelar rapat tertutup untuk membahas strategi pencalegan. ROHMAN TAUFIQ
INDEKS BERITA LAINNYA :
|