|
Bupati Purwakarta Kapok Bahas Agama
Sabtu, 16 Agustus 2008 | 17:38 WIB
TEMPO Interaktif, Purwakarta:Bupati Purwakarta Dedy Mulyadi mengaku kapok. Dia berjanji tidak lagi membuat pernyataan-pernyataan yang terkait dengan masalah keagamaan. "Haram hukumnya buat saya untuk membuat pernyataan lagi soal agama," kata Dedy, usai bertemu dengan para ulama dan pengurus Majelis Ulama Indonesia di Markas Kepolisian Resor Purwakarta.
Dedy membuat pernyataan yang menyulut kontroversi.
Saat digelar pengajian rutin pekan lalu, Dedy mengatakan bahwa kacapi suling dapat menggetarkan hati dan mengingat Allah bagi orang yang memaknainya. Sebaliknya, belum tentu orang yang mendengar Al-Quran akan tergetar hatinya. Pernyataan itu kontan menyulut kemarahan para ulama dan umat islam di Purwakarta.
Majelis Ulama Indonesia, Forum Ulama Indonesia dan ormas-ormas islam di Kabupaten Purwakarta, sepakat menyatakan Dedy telah melakukan penistaan agama. Beberapa waktu lalu, Ketua Forum Umat Islam, KH Abdulah Djoban menyatakan Dedy harus meminta maaf kepada umat islam Purwakarta dan dunia secara langsung, tertulis dan melalui media massa nasional. "Kalau tidak, saya akan mengerahkan massa turun ke jalan danmengusir Dedy dari bumi Purwakarta," kata Djoban mengancam.
Nanang Sutisna
INDEKS BERITA LAINNYA :
|