|
Calon Walikota Kediri Kubu Muhaimin Lebih Diakui
Kamis, 14 Agustus 2008 | 00:07 WIB
TEMPO Interaktif, KEDIRI:Taufiq Alamin, anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Kediri, Jawa Timur, mengatakan sudah mendapatkan kepastian Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), tentang calon walikota dan wakil walikota Kediri yang diusung partai itu.
Ia menjelaskan sudah meminta penjelasan Sekrtaris Jendral DPP PKB, Lukman Edy, bahwa kandidat yang diajukan PKB adalah pasangan Iwan Budianto dan Sholahuddin Fahurrahman. ‘’Penjelasan Lukman Edy itu akan kami jadikan dasar untuk verifikasi para kandidat,’’ kata Taufiq, kepada Tempo Rabu (13/8).
Iwan Budianto adalah Manejer Persik, klub sepak bola Kota Kediri, juga menantu walikota sat ini, sedangkan Sholahuddin adalah Sekretaris Dewan Syura PKB Kota Kediri.
Taufiq menjelaskan, keberangkatannya ke Jakarta untuk konsultasi dengan DPP PKB, setelah pekan lalu KPUD Kota Kediri mendapat surat dari Ketua Dewan Syuro PKB, Abdurrahman Wahid. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mempersoalkan pasangan Iwan Budianto dan Sholahuddin Fatkhurrahman.
Namun PKB Kota Kediri pimpinan Arifin Asror yang berkiblat pada kubu Muhaimin Iskandar - Lukman Edy menyatakan pencalonan Iwan Budianto dan Sholahuddin Fatkhurrahman, sah.
Sholahuddin juga mengakui surat rekomendasi DPP tidak ada tanda tangan Gus Dur. ‘’Memang pencalonan kami tidak ada tandatangan Gus Dur. Pendaftaran calon walikota dan wakil walikota merupakan persoalan eksternal partai, tidak perlu tandatangan Dewan Syuro. Jadi bagi kami tidak ada masalah,’’ kata Sholahuddin.
Sholahuddin mengatakan rekomendasi pencalonan kepala daerah, cukup ditandatangani Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jenderal Lukman Edy. Tandatangan Gus Dur selaku Ketua Dewan Syuro, diperlukan jika menyangkut urusan internal partai.
Sementara itu, Zen Fanani, Ketua PKB Kota Kediri kubu Gus Dur menyatakan optimistis pasangan calon yang diusungnya, M Zaini (Mantan Sekretaris Kota Kediri yang kini menjabat Direktur Politeknik Pemkot Kediri) dan Reza Ahmad Zaid (kerabat Pesantrens Lirboyo), akan diterima KPUD.
Menurut Zen, surat rekomendasi untuk pasangan M. Zaini dan Reza lebih legal. Selain ditandatangani Muhaimin Iskandar dan Lukman Edy, juga dilengkapi tandatangan Ketua Dewan Syuro PKB Abdurrahman Wahid. ’’Rekomendasi kandidat kami lebih memenuhi syarat dan lebih lengkap,’’ kata Zen Fanani. Dwidjo U Maksum
INDEKS BERITA LAINNYA :
|