Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pilkada Kota Bandung Minim Pemantau
Minggu, 10 Agustus 2008 | 11:59 WIB

TEMPO Interaktif, BANDUNG:Pemilihan walikota Bandung dan wakilnya ternyata minim pemantau independen. Menurut Ketua KPU Kota Bandung Benny Mustofa, setidaknya hanya tiga lembaga pemantau yang mengajukan izin pemantauan.

Meski begitu, menurut Benny, minimnya pemantau independen ini cukup wajar. Di beberapa kabupaten atau kota di Jawa Barat, malah nyaris tidak ada pemantau dari luar.

Benny menyatakan, ada atau tidak adannya pemantau bukan syarat mutlak dalam proses Pilkada Kota Bandung."Yang penting ada saksi dari tiga pasangan calon pada setiap TPS," kata Benny, di Bandung, Sabtu (9/8).

Ketiga lembaga pemantau yang mendaftar itu semuanya berasal dari Bandung. Tak ada pemantau nasional seperti Pemilihan Gubernur lalu. Personil yang diturunkan pun sangat sedikit. Jumlahnya puluhan orang saja.

Salah satu pemantau Pilkada Kota Bandung, Komite Masyarakat Pemilu Indonesia mengaku hanya menurunkan 50 orang pemantau lapangan saja. "Mereka adalah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Bandung” kata Septi Prasetia Korlap KOMPI.

Menurut Septi, umumnya minimnya pemantau karena masalah dana. Semua dana yang dipakai dalam pemantauan adalah dana sumbangan donatur yang masih alumni dan dana masing masih anggota pemantau..

Dengan sedikitnya pemantau, menurut Septi, tentu tak bisa mengcover seluruh TPS. Karena itu, mereka akan lebih konsen pada perhitungan rekap di PPS..

Data hasil pemantauan, lanjut Septi, nantinya akan ditembuskan pada KPUD kota bandung, selain itu sebagai basis data internal tim pemantau."Pemantaun ini untuk yang kedua kali dilakukan setelah pilgub jabar lalu,"ungkapnnya.

Alwan Ridha Ramdani


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hudaya Targetkan Kemenangan 45 Persen
Boyong Seisi Rumah, Dada Nyoblos di TPS 46
Hari ini Warga Bandung Pilih Walikota
KPU Yakin Golput Hanya 20 persen
Menjelang Pencoblosan Logistik Belum Rampung.
Polisi Usut Teror di Rumah Zakat
Diteror, Tim Sukses Trendi Melapor Ke Polisi
Anak SMA Jadi Duta Pilkada
PTUN Tunda Putusan Synar

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk130267 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data