|
Daya Saing Kabupaten Lebak Terendah Di Banten
Jum'at, 08 Agustus 2008 | 17:44 WIB
TEMPO Interaktif, Serang:Dari lima wilayah di Provinsi Banten, Kabupaten Lebak memiliki daya saing paling rendah. Sementara di tingkat nasional, Lebak berada pada urutan 306 dari 434 kabupaten atau kota seluruh Indonesia.
Peneliti Utama Senior Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan Bank Indonesia, Suseno, mengatakan ini berdasarkan penelitian 2007 lalu. Penelitian meliputi faktor input dan output yaitu sumber daya manusia dan ketenagakerjaan, lingkungan usaha yang produktif, infrastruktur, perbankkan dan lembaga keuangan.
Di Lebak indikator-indikator itu rendah, "Akibatnya, tingkat kesempatan kerja di daerah sangat rendah atau berada diperingkat 413 secara nasional," katanya.
Suseno menambahkan, daerah dengan peringkat daya saing tinggi tidak selalu merupakan daerah yang memiliki sumber daya alam yang tinggi. Ia mencontohkan daya saing di Cilegon dan Tangerang berada di 10 persen terbaik ditingkat nasional, "Cilegon ada diperingkat 12 dan Tangerang 30 secara nasional," ujarnya. Sedangkan Serang diposisi 66 dan Pandeglang di 287.
Tingginya daya saing di Cilegon dan Tangerang, kata dia, mengandalkan kegiatan ekonomi yang berbasis sektor industri dan jasa. Suseno mengharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan masing-masing daerah dalam menetapkan kebijakan pembangunan di daerah sesuai kewenangan yang dimiliki.
Kepala Kantor Bank Indonesia Banten Andang Setyobudi menyatakan, BI dalam waktu dekat akan mengadakan berbagai kegiatan ekonomi di Banten untuk meningkatkan daya saing tersebut, "Pelatihan-pelatihan kewirausahaan akan kami galakkan, kami coba jembatani juga permodalannya," katanya.
Mabsuti Ibnu Marhas.
INDEKS BERITA LAINNYA :
|