Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Panitia Konser Maut Dituntut 3 Tahun Penjara
Kamis, 07 Agustus 2008 | 21:01 WIB

TEMPO Interaktif, BANDUNG:Nasib Aditya Argasasmita, Ketua Panitia Konser Grup musik Rock Beside memang sial. Selain konser Rocknya di Gedung Asia-Africa Cultural Center Bandung Februari lalu menewaskan 11 orang, kini Aditya harus menerima ancaman hukuman tiga tahun penjara. Jaksa Penuntut Umum H.G. Zebua menuntut Aditya dipenjara 3 tahun atas kelalaian yang dilakukannya.

“Seperti diatur Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, terdakwa melakukan kelalaian hingga menyebabkan orang lain mati dan terluka “ kata Jaksa Zebua saat membacakan tuntutan dalam sidang di Pengadilan Negeri Bandung Kamis (7/8).

Di Pengadilan itu juga, dalam sidang yang terpisah, Koordinator konser Herdi Eka Putra N dan Sugiana Ali dituntut 10 bulan penjara dengan pasal yang sama.

Menurut jaksa, Aditya mengelar konser tanpa menghitung kapasitas dan fasilitas gedung. Aditya juga menyuruh anak buahnya mencetak tiket konser 4000 lembar. Padahal dalam perizinan tertulis, tiket hanya 750 lembar. "Akibatnya pengunjung yang datang berjubel melebihi kapasitas gedung (AACC),"kata Zebua.

Panitia, kata Zebua, juga tak optimal menyediakan fasilitas keamanan dan keselamatan pengunjung. Pintu keluar-masuk gedung misalnya, hanya satu pintu.

Akibatnya, saat konser selesai pengunjung yang ingin ke luar gedung berdesak-desakan. "Banyak pengunjung yang jatuh, terinjak-injak, menderita sesak nafas hingga tewas dan luka-luka,"katanya.

Adapun Herdi dan Sugiana, keduanya diajak Aditya untuk menjadi koordinator konser. "(Mereka) Tidak tahu-menahu soal jumlah tiket yang dicetak maupun soal kapasitas gedung konser,"katanya.

Menjelang sidang usai, ketiga terdakwa meminta keringanan hukuman kepada Ketua Majelis Hakim Arsil Marwan. Alasannya, mereka masih ingin menyelesaikan kuliah dan membantu keuangan keluarga.

Erick P. Hardi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mencari Sponsor G-Pluck
Nge-Jam di Senayan
Aksi Musisi
Konser 40 Tahun Sang Pianis
Memecah Keseragaman Bermusik
Nada Klasik Musisi Cilik
Konser Religi Gigi-Ungu
Sejumlah Konser Musik Ramaikan Jakarta Malam Ini
Pesta Rock Andy Tielman
Nilai Jazz Nial
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk130088 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data