Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Puncak Gunung Semeru dibuka untuk Agustusan
Rabu, 06 Agustus 2008 | 14:57 WIB

TEMPO Interaktif, Malang:Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengizinkan para pengunjung untuk mendaki hingga ke puncak Gunung Semeru (3.676 m dpl) selama tiga hari mulai tanggal 15 Agustus.

Izin diberikan untuk memberi kesempatan para pengunjung memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di puncak gunung. "Peringatan Agustusan di Puncak Gunung Semeru sudah menjadi tradisi tahunan," kata Kepala Hubungan Masyarakat Balai TNBTS, Nova Elina, Rabu (6/8).

Menurut Nova, Balai TNBTS berani membuka pendakian hingga ke puncak setelah mendapatkan rekomendasi dari Kantor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Bandung, 4 Agustus lalu. Dalam rekomendasi tersebut, Pusat Vulkanologi meminta para pengunjung untuk tetap berhati-hati karena Gunung Semeru masih dalam status Waspada. "Pengunjung selama ini tak boleh naik sampai ke puncak atau hanya sampai di Pos Kalimati," ujar Nova

Untuk keamanan para pengunjung dan menjaga ekositem lingkungan taman nasional, Balai TNBTS menerapkan kuota pengunjung yang berada di puncak. Tahun ini, jumlah pengunjung dibatasi 600 orang untuk pendaki dari Pulau Jawa dan 60 orang untuk pendaki dari luar Pulau Jawa. Pengunjung diharapkan naik ke puncak secara bergantian.

Balai TNBTS akan mengerahkan sebanyak 60 petugas untuk memantau aktifitas pengunjung. Mereka akan dibantu oleh lebih dari 100 relawan yang bertugas sebagai tenaga kebersihan, tenaga SAR, dan tenaga kesehatan.

Data Pos Pengamatan Gunung Semeru di Gunung Sawur Lumajang mencatat letusan gunung Semeru adalah letusan abu setinggi 300-600 meter dari puncak gunung. Pada malam hari letusan abu terkadang disertai dengan semburan lava pijar. "Karakter letusan merupakan karakteristik keseharian aktifitas Semeru," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Semeru di Gunung Sawur, Suparno.

Letusan berlangsung dengan interval letusan 20–30 menit. Aktifitas Kegempaan didominasi oleh gempa letusan yang terekam dengan kejadian gempa rata-rata 110 kejadian perhari. BIBIN BINTARIADI


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Semeru Siaga, Pendakian Hanya Sampai Kalimati
Gunung Kerinci Berstatus Waspada
Status Gunung Gamalama Meningkat Jadi Waspada
Status Gunung Papandayan Masih Waspada
100 Lebih Warga Egon Dirawat
Warga Sekitar Gunung Egon Mulai Sesak Nafas
Warga di Sekitar Egon Agar Direlokasi
Ahli Vulkanologi dari Bandung Teliti Gunung Kelud
Warga Nekat Masuk ke Terowongan Gunung Kelud
Status Kelud Akan Diturunkan ke Aktif Normal
> selengkapnya...

Referensi

CINCIN API

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk129894 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data