|
Enam Buruh Bangunan Ditemukan Tewas Di Garut
Minggu, 03 Agustus 2008 | 20:12 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Enam buruh pembangunan saluran air di kampung Urug Jambe, Desa Cikedokan, Bayongbong, Kabupaten Garut, Minggu (3/8) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Mereka diduga tewas karena keracunan. Jenazah mereka kini disemayamkan di RS Hasan Sadikin Bandung, untuk diotopsi.
Keenam jenazah tersebut adalah Aca, Aip, Tatang, dan Latif warga kampung Singkep, Desa Pakuwon, Cisurupan, Garut. Dua lagi adalah Ahmad alias Edo warga kampung Waru Bengkung, Desa Kadongdong, dan Ade Imanudin, warga kampung Cilimus, Desa Sirnajaya, Cisurupan, Garut. Dari pantauan Tempo di RS Hasan Sadikin, hampir semua mayat tersebut mengeluarkan darah dari hidung.
Kepala Kepolisian Sektor Bayongbong Ajun Komisaris Kuswanto mengatakan keenam mayat ditemukan oleh Rahmat, warga setempat, di dalam tenda di dekat lokasi pembangunan saluran air di kampung Urug Jambe. “Saat ditemukan tubuh mayat sudah kaku,?” kata Kuswanto, di RS Hasan Sadikin Minggu (3/8).
Dia menolak menyebutkan penyebab kematian keenam warga Garut tersebut. “Masih menunggu hasil otopsi,” katanya.
Suswantio melanjutkan, polisi sempat membawa keenam mayat ke RS Dokter Slamet, Garut untuk diotopsi. Namun, rumah sakit tersebut malah meminta agar keenamnya diotopsi di RS Hasan Sadikin. “Kami bawa ke Hasan Sadikin untuk diotopsi penyebab kematiannya dan meninggal jam berapa,” katanya.
Erick P. Hardi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|