Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Absen di Temu Budaya Nasional

Jero Wacik Sindir Gubernur Jabar
Rabu, 23 Juli 2008 | 19:39 WIB

TEMPO Interaktif, BANDUNG:Tak terlihatnya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam pembukaan Temu Karya Taman Budaya se Indonesia di Taman Budaya Jawa Barat membuat Menteri Pariwisata Jero Wacik kecewa. Menteri Wacik pun melontarkan kritik pedasnya.

Katanya, sebagai Menteri Budaya dan Pariwisata, ia beruntung Jawa Barat peduli terhadap seni budaya.
“Meski pun hari ini Gubernurnya tak hadir. Bupati juga tidak ada yang hadir. Padahal menterinya sejak subuh sudah bangun dari Jakarta ke Bandung,” kata Wacik saat membuka acara itu di Bandung, Rabu (23/7).

Wacik mengaku, dengan hadir dalam acara itu, ia sudah minta izin kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal hari ini, Presiden sudah memintanya hadir mendampingi dalam perayaan Hari Anak Indonesia. Waktunya, bersamaan pula dengan acara di Bandung.

Menteri Wacik mengaku yakin, sebagian besar yang hadir adalah mereka yang peduli pada kesenian. “Yang tidak hadir, kalau mengatakan itu, perlu dipertanyakan. Benarkah itu?” ujarnya.

Menurut Wacik, Presiden sudah memerintahkan semua menteri, gubernur, bupati dan walikota untuk fokus menjalankan tugasnya dalam sisa tahun ini, menjelang Pemilu Legislatif. Presiden dan dirinya, juga punya partai. ”Tapi partai itu nomor dua. Nomor satu rakyat dan bangsa,” kata Wacik, sinis.

Sindiran itu dialamatkannya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wakilnya Dede Yusuf. Hari ini, keduanya tidak terlihat dalam pembukaan kegiatan budaya itu.

Ketika ditanya wartawan soal ketidak hadiran Gubernur Jawa Barat itu, Wacik mengatakan, masih memberikan toleransi karena keduanya masih baru. ”Orang baru itu kan ngatur jadwalnya susah,” katanya.

Wacik mengaku sudah sering mengalami kepala daerah absen dalam kegiatan dalam kegiatan budaya. Dia mengaku memaklumi karena itu adalah konsekuensi otonomi daerah. ”Beliau kan punya acara. Jadi saya tak boleh berpikir negatif. Mungkin saja acara itu dianggap lebih penting,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat I Budhyana yang mewakili Gubernur membuka acara itu meminta maaf atas ketidakhadiran mereka. Budhyana menjelaskan, keduanya berhalangan hadir. ”Gubernur, sedang mengikuti kegiatan di Makassar,” kata Budhyana, tanpa menyebut acara yang tengah diikuti oleh Ahmad Herryawan.

Adapun Wakil Gubernur Dede Yusuf, juga mengejar pesawat menuju Riau untuk membuka Munas KNPI.”Dia menjadi salah satu pembicara di acara itu,” kata Budhyana.


Ahmad Fikri


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk128880 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data