Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tiga Pria Tewas Karena Minuman Keras
Sabtu, 19 Juli 2008 | 22:23 WIB

TEMPO Interaktif, Malang:
Tiga pria tewas dan empat lainnya dirawat di rumah sakit setelah bermabuk-mabukan dengan minuman beralkohol.

Kepala Kepolisian Resor Malang Ajun Komisaris Besar Polisi Edy Sukaryo menjelaskan, ketujuh pria itu bermabuk-mabukan di dua tempat berbeda di Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, pada Kamis (17/7) sore.

Pertama di rumah Sunarto, 40 tahun, dan kemudian di sebuah gudang milik sebuah perusahaan rokok di desa setempat.

Mereka yang tewas yaitu Teguh, 35 tahun, dan Sutikno, 39 tahun, keduanya penduduk Jalan Bandulan Gang IV, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Satu lagi adalah Riadi, 45 tahun, warga Pandanlandung.

Sedangkan Sunarto, Pranoto(35 tahun), Admojo (40 tahun), dan Rofiq (16 tahun), kini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Panti Waluyo di Jalan Nusakambangan No. 56, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Riadi tewas pada pukul 19.30 Wib di Rumah Sakit Panti Waluyo. Teguh tewas di rumah sakit yang sama pada Jumat (18/7), pukul 21.00 Wib. Sedangkan Sutikno tewas setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Sjaiful Anwar, Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 2, Kota Malang, pada Kamis malam.

Ketujuh pria itu bermabuk-mabukan dengan menenggak 8 botol minuman beralkohol merek McDonald, yang dibeli Rp 12 ribu per botol. Minuman ini dicampur dengan Coca Cola. Mereka tewas dan sekarat setelah merasakan kerabunan pada mata dan pusing-pusing di kepala.

"Kami belum dapat memastikan penyebab kematian mereka, apakah karena minuman itu atau karena penyebab lain. Dugaan sementara memang akibat minuman keras. Tapi semua sedang kami selidiki dan menunggu hasil visum atas ketiga jenazah mereka,” kata Edy kepada Tempo, Sabtu (19/7) malam.

Untuk memastikan penyebab kematian, pihaknya menyerahkan barang bukti sisa pada Laboratorium Forensik Cabang Surabaya di Kepolisian Daerah Jawa Timur. Polisi juga melibatkan Balai Besar Badan Pengawas Obat dan Makanan di Surabaya. Abdi Purmono


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ribuan Minuman Beralkohol Dimusnahkan
Tangerang Hentikan Penerbitan Ijin Pabrik Minuman Keras
21 Orang Tewas Akibat Minuman Keras
Polisi Sita Ratusan Botol Chivas Regal
Tangerang Musnahkan 12.338 Botol Minuman Keras
Keberadaan Gudang Miras di Cirebon Diprotes
Warga Cirebon Minta Gudang Minuman Keras Ditutup
Delapan Tewas di Pasaman dan 12 Dirawat Setelah Meminum Minuman Keras
Dua Gudang Minuman Keras Digerebek
12 Ribu Botol Minuman Keras Dimusnahkan
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk128552 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data