|
Festival Industri Kreatif 2008 Dibuka Hari ini di Bandung
Sabtu, 19 Juli 2008 | 09:43 WIB
TEMPO Interaktif, BANDUNG:Festival Industri kreatif Helar Festival (HelarFest) 2008 mulai hari ini di Bandung. Pesta anak muda kreatif itu akan dibuka secara resmi oleh Walikota Bandung di Jalan Braga sekitar pukul 09.00 WIB.
“Pembukaan dilakukan bersaman dengan penyelenggaraan ulang tahun Bikers Brotherhood kedua puluh yang digelar di Gelanggang Olahraga Saparua,” kata Gustaff Iskandar, penanggungjawab acara ini di Bandung, kemarin.
Festival ini digelar sekumpulan anak muda yang tergabung di dalam Bandung Creative City Project dan menampilkan potensi industri kreatif yang berkembang di Bandung dan beragam aktivitas yang disebar di seluruh tempat. Mulai Dago, Jembatan Pasupati, pintu tol Pasteur, Pasirkaliki, Balai Kota, Lembong, Ahmad Yani, Asia Afrika, Kampus ITB, sampai Taman Sari.
Kata “Helar”, menurut Gustaff, diambil dari Bahasa Sunda yang artinya kurang lebih menampilkan diri untuk mendapatkan perhatian dari sekeliling. Ia menargetkan, kegiatan ini mengapresiasi seluruh potensi kreatifitas yang dimiliki kota Bandung. “Terutama oleh masyarakat luas, baik di tingkat lokal maupun internasional,” katanya.
Berbagai kegiatan dgelar diantaranya festival budaya tradisional Sunda, festival industri clothing independent (Kickfest), konser musik, pemutaran film, pameran arsitektur dan seni visual, proyek seni ruang publik hingga seminar urban planning dan budaya kreatif (Artepolis). “Semuanya ada tiga puluh kegiatan kreatif,” ujarnya.
Rencananya, acara pembukaan akan dimulai di Jalan Braga, kemudian dilanjutkan dengan konvoi kendaraan khususnya motor besar. Konvoi akan melewati antara lain Jalan Braga – Viaduct – Jalan Wastukencana – Jalan Aceh – GOR Saparua. “Kami mohon maaf jika lalu lintas Bandung akan bertambah macet,” ujar Gustaff.
Selain perayaan ulang tahun Brotherhood, hari pertama festival juga akan diisi dengan workshop film yang menghadirkan para penggiat film nasional sebagai pemateri. Acara yang digelar di Taman Budaya Dago Tea House dan Selasar Sunaryo Art Space itu diikuti oleh 500 orang dan berlangsung hingga Minggu (20/7).
Rana Akbari Fitriawan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|