|
Makam Tan Malaka Di Kediri Belum Dibongkar
Jum'at, 18 Juli 2008 | 18:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Makam Tan Malaka di Dusun Selopanggung, Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, hingga kini belum tersentuh, meskipun ada informasi bahwa makam di lereng gugusan Gunung Wilis itu akan dibongkar pemerintah pusat pada akhir bulan Juli 2008 mendatang.
Pemerintah daerah setempat masih menunggu instruksi resmi pemerintah pusat terkait pemugaran atau pemindahan makam tokoh sosialis yang terkenal dengan bukunya Madilog (materialisme, dialektik dan logika) itu.
Dari penelusuran Tempo, ditemukan keterangan dan tanda kebenaran sejarah yang ditulis Harry A. Poeze, sejarawan Belanda yang menyatakan Tan Malaka dibunuh di Dusun Selopanggung.
Dalam bukunya yang berjudul "Vurguisden Vergeten, Tan Malaka, De linkse Beweging en Indonesische Revolution 1945-1949" (Tan Malaka, Dihujat dan Dilupakan, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia 1945-1949) yang diluncurkan di Jakarta pada akhir Juli 2007 lalu, Poeze menuliskan bahwa Tan Malaka tewas ditembak mati oleh Batalyon Sikatan Divisi Brawijaya pada tanggal 21 Februari 1949, di Dusun Selopanggung. Jenasahnya dimakamkan di dusun yang berjarak sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Kediri itu.
Tolu, 69 tahun, salah seorang warga Dusun Selopanggung menjelaskan, makam Tan Malaka berada di kawasan yang kini menjadi tempat pemakaman umum, di perbuktian dengan jalan terjal melewati sungai berbatu. Dwidjo U Maksum
INDEKS BERITA LAINNYA :
|