|
PDAM Kota Bandung Turunkan Potensi Kehilangan Air
Jum'at, 11 Juli 2008 | 08:44 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bandung menjalin kerja sama dengan PDAM Palembang untuk menurunkan potensi kehilangan air. “PDAM Palembang selama ini dinilai sukses dalam menurunkan tingkat kehilangan air,” ujar Direktur Air Bersih PDAM Kota Bandung Tardan Setiawan di Bandung Kamis (10/7).
Selama ini, kata Tardan, potensi kehilangan air di Kota Bandung mencapai 48 persen. Penyebabnya, kata dia, bisa faktor teknis maupun administrasi. “Termasuk di dalamnya pencurian air yang dilakukan baik oleh masyarakat miskin maupun kaya,” ujarnya.
Pencurian ini, kata Tardan, banyak macamnya. Mulai dari memotong pipa air hingga menyedot air dengan pompa hidrolik. “Kadang masyarakat hanya perlu satu gelas air, tapi mengambilnya sampai satu drum,” ujarnya.
Karena itu, kata Tardan, tahun ini pihaknya bertekad mengurangi potensi kehilangan air menjadi 46,5 persen. “Kami tidak mau muluk-muluk, cukup mengurangi dulu 1,5 persen kehilangan air ini,” katanya.
Untuk mendukung upaya ini, kata dia, PDAM akan mengganti 40 ribu meteran air (water meter) yang dipasang di pelanggan. “Karena selama ini banyak meteran yang rusak atau tidak berputar sama sekali alias nol,” katanya.
Di bagian pegawai, kata Tardan, juga tengah dilakukan perombakan besar-besaran agar pihaknya dapat menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat. “Orang yang tidak mengerti di lapangan akan ditarik ke dalam, begitu pula sebaliknya,” katanya.
Tardan berharap, upaya untuk mengurangi angka kehilangan air ini dapat berjalan lancar. “Jika angka kehilangan air berkurang, pelayanan terhadap pelanggan dapat ditingkatkan,” katanya.
Rana Akbari Fitriawan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|