|
Belasan Warga di Ngawi Keracunan Makanan
Jum'at, 04 Juli 2008 | 13:02 WIB
TEMPO Interaktif, NGAWI:Sebanyak 11 orang dari 19 warga Dusun Serenan, Desa Pangkur, Kecamatan Pangkur, Kabupaten, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, yang mengalami keracunan setelah menyantap tape singkong, hingga Jum’at (4/7) masih menjalani perawatan.
Delapan orang dirawat di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pungkur, 3 orang yang kondisinya kritis, Dinem, 60 tahun, Jiman, 60 tahun, dan Yatmuri, 18 tahun, dirawat di Puskesmas Padas. Korban lainnya telah dibolehkan pulang.
Para korban mengalami keracunan setelah Kamis malam (3/7) makan tape singkong. Mereka mengeluh pusing, mual, dan muntah, serta diare. Ada di antara mereka yang mengalami demam tinggi.
Sani, 35 tahun, salah seorang korban mengatakan, sebelum merasakan gejala mual, ia memakan tape buatan neneknya, Dinem pada Kamis sore. ‘’Saya makan lima potong tape. Lalu malamnya saya mual serta pusing,’’ katanya.
Ia mengatakan neneknya rutin membuat tape lalu membagikan kepada famili serta tetangga, saat panen singkong tiba. ‘’Nenek sering buat tape, namun baru kali ini tape buatan nenek mengakibatkan serta pusing,’’ katanya pula.
Kepala Puskesmas Pangkur, Zain Ratna Priyanto, mengatakan 19 orang itu mengeluhkan mual, muntah diare dan nyeri perut . ‘’Paling gawat adalah demam tinggi,’’ katanya.
Pihaknya telah merujuk sejumlah pasien yang mengalami demam tinggi ke rumah sakit, namun pasien memilih dirawat dipuskesmas. Kepada korban, untuk penanganan secara tradisional ia menyarankan minum kelapa muda. Sedangkan untuk penanganan medis, diberikan cairan infus serta antibiotik.
Ia belum mengetahui bahan baku serta proses pembuatan tape yang mengakibatkan keracunan. Contoh tape saat ini sedang diteliti di laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi. DINI MAWUNTYAS
INDEKS BERITA LAINNYA :
|