|
Lelaki Bunuh Diri, Melompat Dari Kapal Penyeberangan
Kamis, 03 Juli 2008 | 20:46 WIB
TEMPO Interaktif, BANYUWANGI:Seorang laki-laki tanpa identitas, nekad bunuh diri dengan meloncat dari kapal KMP Mutis, di perairan Selat Bali, Kamis (3/7), sekitar jam 15.30 Waktu Indonesia Barat. Saat itu, kapal akan bersandar di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.
Surya Bastian, ‘anak logam’ –sebutan bagi anak-anak yang memperebutkan uang koin di laut-- yang mengetahui aksi itu mengatakan, laki-laki yang diperkirakan berusia 35 tahun tersebut, meloncat dengan menaiki pagar kapal. ‘’Saya berteriak-teriak ada penumpang jatuh,’’ kata Surya. Surya dan beberapa ‘anak logam’ lainnya sempat menolong korban, namun tidak berhasil karena korban sudah terbawa arus.
Inspektur Satu Ahmad Masduki, salah seorang anggota Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Ketapang yang melakukan olah TKP mengatakan, saksi lain bernama Zamroni, warga Solo, yang berada satu kapal sempat melihat korban tertidur di sofa dekat pagar kapal. Setelah bangun, korban menuju pagar kapal dan meloncat. ‘’Zamroni sempat mendengar korban berteriak minta tolong,’’ kata Masduki.
Anak buah kapal dibantu nelayan tradisional langsung melakukan pencarian di perairan Selat Bali. Hingga pukul 17.30 WIB, upaya pencarian belum berhasil menemukan korban. Diduga, korban terseret arus yang memang membesar sejak siang hari.
Petugas KP3 hanya menemukan tas warna biru yang ditinggal korban. Di dalam tas, berisi beberapa baju, peralatan mandi, dan uang Rp 6 ribu. Dua potong baju tertulis nama Rudi S, anggota Pasukan Pengibar Bendera asal SMAN 1 Jombang. Di dalam tas, juga ditemukan tiket kereta api asal Jombang, tertanggal 2 Juli 2008. IKA NINGTYAS
INDEKS BERITA LAINNYA :
|