Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Penyerahan Kunci Rumah Korban Lapindo Jadi Ajang Curhat
Selasa, 01 Juli 2008 | 09:52 WIB

TEMPO Interaktif, Sidoarjo:Ajang penyerahan kunci rumah secara simbolis bagi korban lapindo yang dilakukan PT Minarak Lapindo Jaya di perumahan Kahuripan Nirwana Village (KNV), malam tadi (30/6), dijadikan ajang curhat bagi para korban Lapindo. Dihadapan budayawan Emha Ainun Najib alias Cak Nun, para komisaris Minarak, serta Wakil Bupati Sidoarjo Syaiful Illah, korban Lapindo yang mayoritas ibu-ibu ini minta konsep ganti rugi cash and resettelment kali ini merupakan konsep terakhir yang harus mereka terima.

"Jangan sampai nantinya kita dibingungkan konsep-konsep baru lagi," kata Ny Kholifah, korban lapindo dari Desa Kedungbendo. Kholifah lantas menceritakan jika seluruh keluarganya sebanrnya telah berharap sisa pembayaran ganti rugi 80 persen akan segera mereka dapatkan. Namun setelah menunggu lebih dari setahun ternyata sisa pembayaran ganti rugi yang dinantinya tak kunjung datang. Bahkan dirinya kini harus menerima konsep ganti rugi baru yaitu cash and resettelment.

Keluhan serupa juga disampaikan Ny Ima Washilah dari desa Jatirejo. Bahkan istri mantan lurah Jatirejo ini juga mengeluh karena makam suaminya kini telah terendam lumpur. "Tiap malam saya selalu ingat makam suami dan para orang tua kami yang telah hilang ditelan lumpur," kata Ima. Karenanya, dirinya berharap dalam acara penyerahan kunci ini juga dilakukan doa bersama untuk para jenazah yang saat ini makamnya telah hilang ditelan lumpur.

Menanggapi curhatan ini, Cak Nun berjanji akan ikut mengawal konsep perjanjian ini sehingga Minarak benar-benar bisa segera menyelesaikan seluruh ganti rugi bagi para korban. "Saya sudah ketemu semuanya, Pak Nirwan juga, dan saya yakin beliau akan konsisten untuk menyelesaikan seluruh masalah korban lumpur," kata Cak Nun.

Cak Nun juga langsung memimpin pembacaan doa bersama kepada para jenazah yang saat ini kuburnya telah hilang tertutup lumpur. Sementara itu, acara penyerahan kunci secara simbolis yang dikemas dengan hiburan penampilan Kyai Kanjeng pimpinan Cak Nun sendiri baru berakhir hingga pukul 22.00 malam tadi. Rohman Taufiq


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ganti Rugi Korban Lapindo Terganjal Perjalanan Menteri
Komnas HAM Panggil Lapindo Brantas
Menteri Purnomo Akui Keterlambatan Penanganan Lumpur Lapindo
Presiden Teken Revisi Perpres Lapindo Malam ini
Warga Siring Barat Blokade Jalan Raya Porong
Tiga Desa di Porong Bisa Meledak
Pengungsi Lapindo Mengemis Massal
Gubernur Imam: Jatah Makan Pengungsi Jalan Terus
Hak Anak Korban Lapindo Terabakan
Pemerintah Diminta Kosongkan Tiga Desa Korban Lapindo
> selengkapnya...

Referensi

Bencana atau Salah Manusia
13 Bulan tanpa Hasil
Melejit Meski Didera Lumpur

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk127177 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data