|
Pelantikan Hade Tak Sampai Rp 100 Juta
Jum'at, 06 Juni 2008 | 20:03 WIB
TEMPO Interaktif, BANDUNG:Pelantikan Gubernur Jawa Barat terpilih Ahmad Heryawan dan wakilnya, Dede Jusuf terbilang irit. Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Setwan DPRD Jawa Barat Eddi S Holil, biaya pelantikan pasangan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat terpilih kurang dari Rp 100 juta. ”Tidak ada anggaran khusus,” kata Eddi di Bandung, Jumat (6/6).
Menurut Eddi, anggaran pelantikan itu diambil dari anggaran Setwan DPRD Jawa Barat karena pelantikan dilakukan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Jawa Barat. Pelantikan akan dilakukan di Gedung Merdeka, Bandung, 13 Juni nanti oleh Menteri Dalam Negeri Mardiyanto.
Dari anggaran itu, kata Eddi, paling besar untuk sewa kursi, panggung, sound system, snack, sampai kartu undangan. Anggaran pengamanan diambilkan dari pengamanan Pilkada.
Setidaknya 1.500 undangan akan hadir dalam acara itu. Diantaranya, 92 anggota DPR/MPR asal Jawa Barat, 4 anggota DPD asal Jawa Barat, seluruh menteri, serta seluruh anggota DPRD DKI Jakarta. Mereka juga mengundang khusus Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir, dan Amien Rais.
Sejauh ini, Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Sekretariat DPRD Jawa Barat menggelar rapat terakhir membahas persiapan pelantikan Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf (Hade) sebagai gubernur baru. Rencananya, sehari sebelum pelantikan akan digelar gladi-resik pengambilan sumpah jabatan.
Pada hari H nanti, sejumlah ruas jalan di seputaran Gedung Merdeka akan ditutup. Lalu lintas juga akan dialihkan. Karena itu, ia meminta semua undangan dapat hadir lebih awal. ”Siapa pun orangnya yang datang terlambat terpaksa tidak diijinkan memasuki ruangan,” kata Tjatja.
Rapat paripurna istimewa itu akan dimulai dimulai pukul 8.30 WIB dan berakhir sejam kemudian. Acara itu, paparnya, akan langsung disambung dengan pengukuhan istri gubernur baru sebagai Ketua Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat. Diperkirakan, paparnya, pukul sebelas siang acara sudah selesai.
Sejumlah persiapan juga sudah dilakukan menyambut gubernur baru itu. Termasuk menyiapkan dua rumah dinas yang akan ditempati Hade. “Masing-masing akan menempati rumah dinas yang saat ini ditempat Danny Setiawan dan Nu’man Abdul Hakim” kata Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Setda Provinsi Jawa Barat Daud Ahmad.
Gubernur baru, kata Daud, akan menempati rumah dinas yakni Gedung Pakuan dan wakilnya, akan menempati rumah dinas wakil gubernur di Jalan Ir Haji Juanda 145. ”Dua-duanya sudah dikosongkan, Gedung Pakuan sekarang hanya dipakai gubernur untuk menerima tamu saja sekarang,” ujarnya.
Ahmad Fikri
INDEKS BERITA LAINNYA :
|