Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ridwan Hisjam Mengklaim Memenangi Pemilihan Gubernur Jawa Timur
Jum'at, 06 Juni 2008 | 18:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Calon Wakil Gubernur Jawa Timur yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ridwan Hisjam mengklaim akan menang dalam pemilihan kepala daerah Jawa Timur pada 23 Juli mendatang. "Kami akan dapat suara minimal 40 persen dari total suara pilkada nanti," kata Ridwan Hisjam, Jum`at (6/6).

Klaim ini, kata dia, karena PDI-P Jawa Timur relatif solid sehingga PDI-P akan mendapatkan 24 persen suara dan tambahan suara 6 persen dari pemilih Golkar serta 10 persen suara dari hasil kerja tim pemenangan Sutjipto - Ridwan Hisjam (SR).

Seperti diketahui, untuk maju sebagai calon gubernur berpasangan dengan Sutjipto (calon guebrnur dari PDIP), Ridwan Hisjam yang mantan ketua Golkar Jawa Timur "membelot" dari Golkar karena ketua Golkar Jawa Timur, Soenarjo juga maju sebagai caon gubernur berpasangan dengan KH. Ali Maschan Moesa, mantan ketua PW NU Jawa Timur.

Ridwan mengatakan, pihaknya optimis bisa meraup 40 persen suara karena seluruh calon yang ada tidak ada yang bisa mendapatkan suara hingga 30 persen.

Pasangan Achmady - Suhartono yang diusung PKB Gus Dur misalnya, meski pada Pemilu 2004 PKB mendapatkan 31 persen suara, tapi karena sekrang PKB pecah, suara PKB diprediksi tinggal 19 persen.

Sedangkan untuk pasangan Sunarjo - Ali Maschan Moesa, meski pada Pemilu 2004 Golkar dapat 13 persen suara, tapi pasangan ini hanya akan dapat suara 7 persen atau 50 persen dari hasil Pemilu 2004 yang diperoleh Golkar. "Saya memimpin Golkar sudah dua Pemilu, jadi investasi suara Golkar ke saya minimal 50 persen," katanya.

Hal yang sama juga untuk pasangan Soekarwo - Syaifullah Yusuf (calon dari PAN dan Partai Demokrat). Kemungkinan, kata Ridwan, pasangan ini hanya dapat suara 15 persen. "Gus Ipul (Syaifullah Yusuf) juga tidak bisa berbuat banyak di NU, karena calon yang mengatasnamakan NU sangat banyak," kata Ridwan.

Sedangkan pasangan Khofifah Indar Parawansa - Mudjiono yang diusung kolaisi 12 partai politik (termasuk PPP dan Partai Patriot) yang kini lagi naik daun, kata Ridwan, hanya akan dapat suara 6 persen. "Itu sumbangan dari PPP, parpol lainnya sulit menyumbangkan suara," kata pengusaha properti ini.

Rohman Taufiq


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk124660 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2008>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data