|
Hari Lahir Bung Karno, Ratusan Orang Berziarah
Jum'at, 06 Juni 2008 | 15:56 WIB
TEMPO Interaktif, Blitar:Ratusan orang dari berbagai kota berziarah ke makam mantan Presiden Sukarno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar, Jawa Timur, Jumat (6/6). Mereka sengaja berziarah sekaligus memperingati kelahiran Bung Karno yang ke-107.
Dari pantauan Tempo, sejumlah peziarah yang datang ke
makam Bung Karno mayoritas berasal dari luar kota.
Mereka ada yang berombongan naik bus atau membawa
kendaraan pribadi. Setelah menabur bunga di pusara
bertanda batu granit hitam, mereka singgah di Istana
Gebang yang juga akrab disebut Museum Bung Karno.
Wisasongko, salah seorang peziarah asal Bandung
mengaku sengaja datang hari ini karena kebetulan pada haul wafatnya Sang Proklamator pada 21 Juni dia tidak bisa hadir karena urusan pekerjaan.
Bersama rekan-rekannya, dia mengaku tiap tahun selalu menyempatkan hadir dalam peringatan haul di Istana Gebang. "Tahun ini kami terpaksa datang bersamaan dengan hari kelahiran Bung Karno, karena tanggal 21 Juni nanti saya repot. Kami berziarah untuk mengenang dan mewarisi
semangat perjuangan beliau," kata Wisasongko.
Karena hari kelahiran, suasana tidak begitu ramai. Diperkirakan, sasana akan ramais aat haul wakatnya Bung Karno yang ke-38. "Peringatan haul biasanya dilakukan tepat pada hari wafatnya beliau yaitu tanggal 21 Juni," kata Edi Saputra, budayawan Blitar.
Wali Kota Blitar Djarot Saiful Hidayat menjelaskan,
haul Bung Karno digagas oleh sejumlah ulama,
diantaranya almarhum KH Yusuf Hasyim (pengasuh Ponpes
Tebu Ireng Jombang).
Haul berisi kegiatan ritual keagamaan, diantaranya sema'an Al Qur'an di makam Bung Karno, tahlil dan membaca surat Yassin di Istana Gebang, do'a bersama para pemimpin agama serta pengajian agama tentang makna haul.
"Haul Bung Karno sekaligus untuk memperingati
kelahiran beliau serta peringatan lahir Pancasila
tanggal 1 Juni," kata Djarot.
DWIDJO U. MAKSUM
INDEKS BERITA LAINNYA :
|