Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pedagang Minta Polisi Tangkap Pembakar Pasar Turi
Sabtu, 15 September 2007 | 12:53 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya:Pedagang Pasar Turi Surabaya minta polisi segera menangkap pelaku maupun aktor di balik kebakaran yang meludeskan pusat grosir terbesar di kawasan Indonesia bagian timur itu.

Hal ini disampaikan setelah Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Herman Surjadi Sumawidedja, kemarin memastikan jika kebakaran yang melanda Pasar Turi hingga dua kali tersebut merupakan perbuatan yang disengaja oleh pihak-pihak tertentu.

“Kalau polisi sudah tahu ya syukur, sekarang polisi harus cepat menangkap pelakunya,” ujar Kemas A Halim, salah seorang Koordinator Tim Pemulihan Pasca Kebakaran Pasar, Sabtu (15/9).

Pedagang sendiri sebenarnya sudah mencurigai adanya unsur kesengajaan dalam kebakaran itu. Apalagi kebakaran pertama yang terjadi pada 26-28 Juli lalu. “Sore hari pada kebakaran pertama api sudah mati, tapi tiba-tiba tengah malamnya muncul kembali banyak titik api. Ini kan mustahil, di dalam lorong pasar juga banyak kami temukan botol air mineral berisi bensin,” imbuhnya.

Hal yang lebih aneh juga terjadi ketika kebakaran kedua 9 September lalu. Kebakaran terjadi di lantai 2 dan tepat di hari Minggu sore. Padahal lantai dua mayoritas toko sepatu milik orang Cina yang tutup di hari Minggu. Listrik juga tidak ada karena sejak kebakaran pertama listik di kawasan pasar tersebut masih diputus oleh PLN.

“Inikan aneh, sumber apinya dari mana, wong tidak ada aktivitas, apalagi listrik juga tidak ada. Jadi kalau alasannya konsleting (hubungan pendek) terus konsleting apa?” tanyanya. Keanehan-keanehan ini, menurutnya, juga sudah disampaikan kepada polisi.

Pedagang sendiri mayoritas juga mengetahui kejanggalan-kejanggalan yang menyertai terbakarnya pasar dengan 5.100 kios lebih tersebut. Namun, mayoritas dari mereka merasa takut untuk menyampaikannya kepada polisi.

Rohman Taufiq

Dari Arsip Majalah TEMPO
Juru Runding Suu Kyi  | 22 September 2003
Asap Tebal, Hutan Kembali Dibakar  | 16 Juni 2003
Menaklukkan Kebakaran  | 16 Juni 2003
Agar Si Jago Merah Tak Berulah  | 24 Maret 2003
Ada 800 Rumah Hangus di Manggarai  | 10 Maret 2003
Pelajaran dari Tanah Abang  | 10 Maret 2003
Ada Tomy di 'Tenabang'? | 03 Maret 2003
Garam di Atas Luka Weltervreden  | 03 Maret 2003
Yang Tersedak Debu Tanah Abang  | 03 Maret 2003
Ada Tomy di 'Tenabang'? | 05 Maret 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi: Kebakaran Pasar Turi Disengaja
Perhutani Kewalahan Atasi Kebakaran Hutan Madiun
Pedagang Pasar Turi Akan Lapor Presiden
Gedung DPRD Brebes Terbakar
Polisi Turunkan Dua Tim Selidiki Kebakaran Pasar Turi
Pedagang Pasar Turi Mulai Berjualan Lagi
Empat Rumah di Kembangan Terbakar
SPBU Meledak Semarang Macet Total
Puluhan Rumah di Sawah Besar Terbakar
110 Rumah Petak di Kelapa Gading Terbakar
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Sosial

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk107656 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data