Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Anggota Koramil Diduga Ikut Melindungi Pembunuh Bos Asaba
Jum'at, 17 Agustus 2007 | 22:04 WIB

TEMPO Interaktif, Serang:
Kopral Kepala Nandang, anggota Komando Rayom Militer (Koramil) Warung Gunung, Kabupaten Lebak Banten, diduga ikut melindungi Syam Ahmad Sanusi, pelaku pembunuhan Direktur Utama PT Asaba Boedyharto Angsono yang Jumat (17/8) subuh tadi tewas ditembak petugas.

Hingga malam ini, Nandang masih menjalani pemeriksaan di Markas Kodim Lebak di Rangkasbitung. "Keterlibataan itu masih dugaan, belum pasti. Untuk itu ia masih diperiksa," kata atasan Nandang, Kapten Tateng, Jumat (17/8) malam

Kepala Koramil Warung Gunung, Lebak, ini mengatakan Kopral Nandang dicurgai terlibat karena tanah dan gubuk tempat Syam Ahmad Sanusi bersembunyi di Pandeglang berdekatan dengan rumah Nandang. Susah setahun lebih buronan yang kabur sejak Mei 2005 itu bersembunyi di sana.

"Nah, mungkin dari faktor itu timbul kecurigaan Nandang ikut melindungi," kata Tateng. Kendati bertugas di Warung Gunung, Kabupaten Lebak, Nandang memang tinggal dan memiliki rumah di Desa Cilaja RT 03/03, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang. Setiap hari, kata dia, Nandang selalu pulang pergi Lebak-Pandeglang sejauh 20 kilometer.

Komandan Polisi Milier Banten Mayor CPM Agung Nugroho mengatakan hal yang sama. "Kami juga tengah melakukan penyelidikan," katanya. Dia mengatakan, bila bukti-bukti awal mengindikasikan Nandang terbukti melindungi Syam Ahmad Sanusi, maka pihaknya akan melanjutkan penyelidikan ini ke tingkat penyidikan.

Agung mengatakan, tidak dibenarkan seorang anggota TNI melindugi buronan, kendati masih memiliki hubungan darah. "Kami juga akan menyelidiki apakah keduanya ada hubungan darah atau tidak. Yang pasti kami akan mengambil tindakan tegas," katanya. Faidil Akbar

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menyingkap Misteri Gunawan Santosa  | 05 April 2004
Lolos tanpa Menjebol Atap  | 05 April 2004
Teka-teki Pistol Gunawan  | 05 April 2004
Tersodok Pengakuan Eksekutor | 22 September 2003
Berat (Belum) Sama Dijinjing  | 15 September 2003
Pengakuan Gunawan Santosa  | 15 September 2003
Berakhir di 'Sambung Naga'  | 15 September 2003
Satu Gunawan, Beda Rupa  | 15 September 2003
Jejak Petualangan Bekas Menantu  | 15 September 2003
Tersangka dengan Dua Wajah  | 15 September 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pembuat KTP Gunawan Santoso Tidak Ditahan
Polisi Kejar Pembuat KTP Gunawan Santosa
Kasus Penemuan Pistol Diduga Terkait Gunawan Tidak Jelas
Sipir Pembuat Kunci Ditahan
Kepala LP: Kaburnya Gunawan Kemungkinan Melibatkan Sipir
Gunawan Diduga Gunakan Kunci Duplikat
Sebelum Dipindah ke Surabaya Suud Minta Bertemu Ida
Suud Akan Dipindah ke Cimahi
Istri Suud Dikenakan Wajib Lapor
Reserse Penangkap Suud Menyamar Jadi Petani
> selengkapnya...

Referensi

Si Napi Badung Pembunuh Bos PT Asaba

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk105823 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data