|
Solo Usulkan Batik Menjadi Warisan Dunia
Sabtu, 28 Juli 2007 | 09:09 WIB
TEMPO Interaktif, Solo: Pemerintah Kota Solo akan memperjuangkan batik menjadi salah satu warisan dunia kepada UNESCO. Pemerintah Kota Solo sudah merintis usaha ini melalui berbagai cara seperti Festival Batik Nusantara 2007 dan Festival Batik Internasional 2008.
Berbagai kegiatan mulai seperti seminar, pameran apresiasi batik, bursa batik, jelajah batik, dan kontes 1.000 pembatik anak-anak akan digelar selama dua hari pada hari mulai Sabtu (28/7) sampai Ahad (29/7) besok.
Kepala Kantor Badan Informasi dan Komunikasi Kota Solo, Purnomo Subagyo mengatakan, Festival Batik Nusantara akan dibuka hari ini Menteri Perindustrian Fahmi Idris. Festival ini diikuti sejumlah daerah penghasil kain batik dengan ciri khas masing-masing seperti Jawa, Madura, Jambi, dan Palembang.
"Kami juga menggelar seminar batik Nusantara," kata Purnomo kepada Tempo di Solo pada Sabtu (28/7). Seminar ini digelar di Pendhapi Gede Balaikota Solo dan dilanjutkan dengan apreasi batik serta bursa batik di halaman Balai Kota Solo. Dalam acara ini juga akan dideklarasikan Dewan Batik Nasional. imron rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|