|
Hari ini, Universitas Diponegoro Tambah Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat
Sabtu, 14 Juli 2007 | 09:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Universitas Diponegoro (Undip) Semarang hari ini (Sabtu, 14/7) mengukuhkan Dr. dr Anies M.Kes sebagai guru besar di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan.
Kepala Humas Universitas Diponegoro Adi Nugroho mengatakan, upacara pengukuhan Anies sebagai guru besar Fakultas Kedokteran akan digelar pada jam 09.30 di Auditorium UNDIP, Pleburan, Semarang. "Acara akan dihadiri oleh Rektor Undip, direktur PLN Pusat, para guru besar dari Undip, para guru besar dari UNJ Jakarta, para pejabat negara, serta para tamu undangan lain," katanya di Semarang, Sabtu, (14/7).
Anies merupakan guru besar ke-55 yang dimiliki Undip dan guru besar kedua di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan. Anies menyampaikan orasi pidato berjudul: "Mengatasi Gangguan Kesehatan Masyarakat Akibat Radiasi Elektromagnetik dengan Manajemen Berbasis Lingkungan''.
Anies mengatakan, saat ini banyak alat elektronik yang bisa menimbulkan ganguan kesehatan pada masyarakat yang bersumber dari radiasi elektromagnetik. "Ganguan kesehatan itu bisa berupa gejala sakit kepala, letih, sulit tidur, dan konsentrasi terganggu," ujarnya.
Anies memberi contoh alat-alat yang bisa menganggu kesehatan d iantaranya: pengering rambut, komputer, microwave oven, telepon seluler, dan televisi. Anies memperkirakan, karena beberapa alat elektronik tersebut sudah menyatu dengan kehidupan masyarakat, serta menjadi kebutuhan maka seringkali tidak disadari.
Anies membandingkan antara radiasi saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) dengan radiasi yang ada di telepon seluler. "Frekwensi yang ditimbulkan SUTET hanya 50 Hz, jauh lebih kecil dibanding HP yang frekwensinya mencapai 1,8-1,9 GHz," ujarnya.
Anies tidak bermaksud melarang masyarakat menggunakan alat-alat elektronik seperti telepon seluler. Anies hanya ingin menyarankan agar para pengguna elektronik bisa menjauhkan jarak dengan piranti handsfree serta minimalkan waktu kontak. "Agar bisa mengurangi efek radiasi dari alat elektronik," katanya.
Rofiuddin
INDEKS BERITA LAINNYA :
|