Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Solo Terancam Tidak Punya Lahan Pertanian
Kamis, 12 Juli 2007 | 15:18 WIB

TEMPO Interaktif, Solo: Kota Solo, Jawa Tengah terancam tidak memiliki lahan pertanian. Pemicunya luas lahan pertanian terus menyusut 10 persen setiap tahun. Saat ini, luas lahan pertanian yang tersisa sekitar 120 hektare akibat penyusutan tahunan ini.

Menurut Kepala Subdinas Bina Program Dinas Pertanian Kota SOlo, Hery Mirna, berkurangnya lahan pertanian tersebut dikarenakan peralihan fungsi lahan. ”Sebagian lahan pertanian yang menyusut itu digunakan untuk pemukiman," katanya, Kamis (12/7).

Dia mengatakan, Kota Solo terancam akan tidak akan memiliki lagi areal pertanian pada suatu waktu. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi yang berakibat pada pembangunan rumah pemukiman serta gedung-gedung sebagai tempat bisnis di Kota Solo.

Intentisitasnya pun semakin tinggi dan tidak dapat dicegah. Setiap tahun menimal 10 persen lahan pertanian yang dikeringkan untuk didirikan bangunan, baik perumahan maupun tempat bisnis. "Kami tidak bisa berbuat banyak karena pengeringan lahan pertanian kewenangannya bukan pada kami," katanya. imron rosyid

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bisnis Sepekan | 14 Pebruari 2005
Ketidakadilan Lagi bagi Petani  | 08 Desember 1998
Pupuk Mencekik, Gabah Dicekik  | 08 Desember 1998
Risiko Sepiring Frankenfood | 17 Januari 2005
Terbang Lebah ke Timur Tengah | 10 Januari 2005
Yang Cocok, Varietas WL 2265  | 03 November 1998
Dari Gunung Berapi untuk Lahan Gambut  | 30 Maret 1999
Mari Kembali ke Alam  | 05 Januari 1999
Bisnis Sepekan | 25 Oktober 2004
Padi Fatmawati  | 14 Juni 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sawah di Pantura Dikhawatirkan Kekurangan Air
Petani Tanaman Hias Batu Disekolahkan
Jember Kekurangan Petugas Penyuluh Lapangan
Pencurian Pintu Irigasi di Kudus Merajalela
Indonesia Tak Serius Merevitalisasi Pertanian Modern
Purwakarta Mulai Bagikan Benih Padi 93 Ton
Panen Padi Jawa Barat Tercatat Baru 34 Persen
Realisasi Pembagian Benih Padi Terlambat
90 Persen Petani Jawa Barat Terjerat Rentenir
Petani Serang Boikot Bayar Pajak
> selengkapnya...

Referensi

PP RI No. 14 Tahun 2004 Tentang Syariat dan Tata Cara Pengalihan Perlindungan Varietas Tanaman dan Penggunaan Varietas Yang Di Lindungi Oleh Pemerintah
PP RI No. 13 Tahun 2004 Tentang Penanaman, Pendapatan dan Penggunaan Varietas Asal Untuk Pembuatan Varietas Turunan Esensial
PP RI No.1 Thn.1980 Tentang Ketentuan Penanaman Papaver, Koka, Dan Ganja
> selengkapnya...

Website

Departemen Pertanian

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk103603 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data