Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tanaman Padi di Madiun Rusak Terserang Hama Sundep
Minggu, 29 April 2007 | 15:45 WIB

TEMPO Interaktif, Madiun:Seluas 25,33 hektar tanaman padi berumur 2 hingga 3 minggu yang tersebar di 14 desa dari 6 kecamatan yang ada di Kabupaten Madiun, Jawa Timur rusak karena terserang hama sundep atau hama penggerak batang.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Madiun, pada April ini hama sundep menyerang lahan pertanian antara lain di Kecamatan Mejayan seluas 6,5 hektar, Saradan seluas 4 hektar, Balerejo seluas 4 hektar, Wungu seluas 2,8 hektar dan Gemarang seluas 2,5 hektar.

"Hama itu menyerang akar dan batang padi yang masih muda, tanaman menjadi rusak. Kami harus mencabuti tanaman yang terserang hama ini dan menanam dengan bibit tanaman padi yang baru," kata Andang, petani di Desa Nglames, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Minggu (29/4).

Andang meminta agar pemerintah daerah bersedia memberikan bantuan berupa benih tanaman padi atas kerugian yang diderita petani akibat serangan hama sundep. "Satu petak lahan kami rugi sekitar tiga ratus ribu rupiah," tambahnya.

Menurut Kepala Sub Dinas Hama, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Madiun, Suradi, intensitas penyebaran hama sundep tergolong ringan. Namun, apabila dibiarkan akan menyerang seluruh tanaman padi di lahan pertanian tersebut. "Kita sudah menerjunkan tim untuk menangani hama sundep agar penyebarannya tidak meluas," tegasnya.

Suradi mengatakan penyebaran hama sundep juga tergantung dengan kondisi tanah dan curah hujan. Tanah yang lembab dan curah hujan tinggi bisa menyebabkan penyebaran hama sundep semakin meluas.

DINI MAWUNTYAS


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bakteri Kuning Serang Tanaman Jeruk
Ulat Gerayak Rusak Tanaman Padi dan Jagung
Tikus dan Penggerek Batang Serang Lahan Pertanian di Sukoharjo, Ratusan Hektar Terancam Gagal Panen
Polisi Gagalkan Penyeludupan Kosmetik dari Singpura
18 Ribu Warga Purwakarta Buta Huruf
Ditemukan Al Quran dan Buku Jawa Kuno
Proyek Seribu Rumah Pegawai Negeri Diserahkan
Beras Impor Tiba di Jayapura dan Biak
Ahli Perbankan Tersangka Kasus Kayu Ilegal PT Mujur Timber
Hama Embun Upas Serang Hektaran Tanaman Melon
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk99021 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data