|
Harga Pupuk Melonjak
Minggu, 25 Pebruari 2007 | 11:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jepara:Memasuki musim tanam kedua, pupuk jenis urea di daerah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menghilang dari pasaran. Padahal pupuk ini dibutuhkan untuk tanaman berusia 15 hari dan 30 hari.
Beberapa pengecer resmi mengaku sudah kehabisan stok. Akhirnya para petani banyak memburu pupuk urea ke luar kota, seperti Kabupaten Demak dan Grobogan. Harganya pun melambung, di atas harga eceran tertinggi (HET). Untuk pupuk urea harganya sudah mencapai Rp 130 ribu/kuintal, lebih mahal Rp 10 ribu dari HET Rp 120.ribu/kuintal."Itu pun saya harus berburu ke Demak," ujar Masykuri, petani dari Desa Karangrandu, Kecamatan Pecangaan, Kab Jepara (24/2).
Adapun untuk pupuk jenis SP-36 dan ZA banyak tersedia dipasaran. Tapi harganya tak mau kompromi, misalnya SP 36 Rp 170 ribu/kuintal, sedangkan menurut HET Rp 1.550/kg, dan harga ZA Rp 130 ribu/kuintal (HET Rp 1.050) dan harga NPK Rp 1.950 /kg (HET Rp 1.750).
Kelangkaan pupuk itu dibantah Ahmad Mudjab, Kasi Pengolahan dan Pemasaran Tanaman Pangan Dinas Pertanian Jepara. "Tidak ada kelangkaan pupuk urea. Itu hanya permainan pedagang," ujar Ahmad Mudjab.
Bandelan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|