Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Polisi Limpahkan Berkas Kasus Lapindo
Jum'at, 16 Pebruari 2007 | 18:32 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya:Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk kedua kalinya melimpahkan berkas acara pemeriksaan para tersangka kasus semburan lumpur panas PT Lapindo Brantas Inc ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Jumat (16/2).

Dari tujuh berkas hasil pemeriksaan, baru tiga yang dilimpahkan. Berkas pertama terdiri atas Rahenold, supervisi pengeboran PT Medici, Subie dan Slamet BK, sebagai staf supervisi PT Medici. Kemudian, berkas kedua terdiri atas Sulaiman bin Ali selaku pengawas rig, Lilik Marsudi sebagai juru bor dan Sardianto selaku mandor pengaboran.

Sedangkan berkas ketiga adalah milik Williem Hunila, staf pengeboran PT Lapindo Brantas. "Yang lain akan menyusul karena masih kita lengkapi," kata Kepala Polda Jawa Timur Inspektur Jenderal Herman Surjadi Sumawiredja.

Pada bulan November tahun lalu polisi sejatinya telah
melimpahkan enam dari tujuh berkas tersebut ke kejaksaan.
Satu-satunya yang belum dilimpahkan saat itu adalah berkas ke-5 milik tersangka Imam Pria Agustino, General Manager PT Lapindo Brantas.

Namun, pada Desember kejaksaan tinggi mengembalikan lagi enam berkas tersebut karena dinilai masih belum sempurna. Menurut kejaksaan salah satu poin yang dianggap belum lengkap adalah tidak adanya saksi yang meringankan tersangka. Padahal dalam KUHP saksi yang meringankan menjadi hak tersangka.

Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kadiroen yang juga koordinator jaksa kasus Lapindo menyatakan telah menerima limpahan berkas yang kedua kalinya itu. Selanjutnya ia akan memanggil tim yang terdiri atas 10 orang jaksa untuk mempelajari dan meneliti isi berkas tersebut. "Kita punya waktu 14 hari untuk melakukan penelitian," kata Kadiroen.

Kukuh Wibowo

Dari Arsip Majalah TEMPO
Cap Buruk Polisi Belum Luntur  | 20 April 1999
Kembalinya Hamba Wet?  | 06 April 1999
Polisi, Setelah Disapih  | 06 April 1999
Agar Netralitas Kepolisian Terjaga  | 02 Agustus 2004
Adrian Kabur karena Polisi | 25 Oktober 2004
Menyeret Para Pentolan  | 09 Juni 2003
Dua Anggota JI Ditangkap  | 09 Juni 2003
Usut Polisi yang Salah Tembak  | 02 Juni 2003
Senjata Polisi Salah Dor Lagi  | 02 Juni 2003
Dua Wajah Ali Imron  | 26 Mei 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Nasib Tim Lumpur Lapindo Belum Diputuskan
Dana Relokasi Rel Kereta Korban Lumpur Lapindo Rp 350 Miliar
Demo Korban Lumpur Lapindo Macetnya Jalur Surbaya-Siodarjo
Korban Lumpur Demo Kantor Lapindo
Bisnis Hotel Ambruk Karena Lumpur Lapindo
TNI-Polri Bentrok Di Papua, Satu Tewas
Dana Relokasi Rel Porong Dari Anggaran Negara
Walhi Gugat Lapindo dan Pemerintah
WALHI Gugat Lapindo
PT Kereta Api Minta Keamanan Rel Diperhatikan
> selengkapnya...

Referensi

Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Profil Kapolda Metro Jaya
Keppres No. 70/2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Polri

Website

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia
Kementerian Lingkungan Hidup
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk93476 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data