Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ratusan Bayi di Ngawi Masih Alami Gizi Buruk
Kamis, 08 Pebruari 2007 | 12:39 WIB

TEMPO Interaktif, Ngawi:


Penderita gizi buruk di kabupaten Ngawi, Jawa Timur mengalami penurunan. Meski begitu jumlahnya masih tetap memprihatinkan.

Berdasarkan data terakhir Dinas Kesehatan setempat, tahun 2005-2006 jumlah penderita gizi buruk ada 1017 bayi. Sedangkan untuk periode 2006-2007 jumlahnya berkurang menjadi 999 bayi. Dari jumlah ini 203 diantaranya masuk klasifikasi berat dan 796 masuk klasifikasi sedang. Penderita terbanyak terdapat di Kecamatan Kwadungan, Teguhan dan Jogorogo.

Menurut Hadi Murbianto, Seksi Gizi Anak dari Dinas Kesehatan setempat, besarnya angka pendertia gizi buruk disebabkan kemiskinan. "Faktor utama adalah ekonomi
keluarga dan faktor perilaku pola asuh yang tidak tepat," kata dia kemarin.

Penanganan yang bisa diberikan untuk penderita adalah dengan memberikan makanan tambahan seperti susu, biskuit dan vitamin. Bantuan tersebut diberikan selama
90 hari. Selain itu, bayi diharuskan mendapat asupan makanan hasil produksi petani setempat, misalnya ikan dan kedelai. “Makanan ini diberikan sekitar delapan minggu. Kami memberikan bantuan Rp. 3 ribu per hari untuk setiap balita," kata Kepala Bidang Kesehatan Keluarga, Pujiono,

Alokasi anggaran untuk menangani gizi buruk tahun ini telah ditetapkan pemerintah daerah sebesar sebesar Rp 100 juta. Pada tahun lalu, alokasi anggaran hanya hanya
Rp 9 juta.

Penanganan kasus gizi buruk di Ngawi masih bersifat jangka pendek. Karena itu, setelah bayi pulih, sangat mungkin terkena terkena gizi buruk lagi. "Yang perlu dilakukan adalah pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat," kata Pujiono.

DINI MAWUNTYAS


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Anak Bergizi Buruk Meningkat di Klaten
Laporan Gizi Buruk Rawan Manipulasi
2009, Gizi Kurang dan Buruk Berkurang 20 Persen
Ratusan Balita Jambi Menderita Gizi Buruk
Ribuan Balita di Solo Kekurangan Gizi
Tahanan Penjara Medaeng Tidur di Teras
16 Anggota GAM Bebas
Gempa 4,2 Skala Richter Guncang Tasikmalaya dan Ciamis
Penumpang Becak di Bandung Diancam Denda Rp 250 Ribu
Sumatera Utara Stok Beras Untuk Antisipasi Gagal Panen
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk92761 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data