|
Pesilat Teratai Duduki Markas Polisi Kota Madiun
Jum'at, 26 Januari 2007 | 15:43 WIB
TEMPO Interaktif, Madiun:Sekitar 80 anggota pesilat Persaudaraan Setia Hati Teratai mendatangi Markas Kepolisian Resor Kota Madiun, Jawa Timur, Juamt siang tadi.
Kedatangan mereka secara bergelombang itu berlangsung sejak pagi hingga sore ini. "Kami ingin mengetahui nasib teman seperguruan yang ditangkap polisi pada malam satu Sura lalu," ujar Handoko, salah satu anggota pesilat.
Pada peringatan malam 1 Sura, tepatnya Sabtu (20/1) lalu,
polisi menangkap sebanyak 35 orang yang diduga pelaku kriminalitas di sejumlah lokasi di Kota Madiun. Delapan orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti terlibat pengeroyokan.
Delapan orang tersebut adalah Tito (19), Amir mahmud
(18), Hengky Muhartanto, (19), Hendro, (19), Herman
Juni (19), Wawan Setyo Raharjo (29), Didik Sulaiman
(18) dan Iping (19).
"Kami tidak membeda-bedakan dari perguruan silat yang
mana. Mereka yang bersalah harus diproses hukum," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Madiun, Ajun Komisaris Tjanu.
Tjanu meminta perguruan Teratai dan perguruan silat
lainnya menahan diri untuk tidak berbuat kerusuhan.
Sedangkan delapan orang yang ditahan sedang dimintai keterangan.
Dini Mawungtyas
INDEKS BERITA LAINNYA :
|