|
Korban Lumpur Datangi Kantor Lapindo Brantas
Jum'at, 19 Januari 2007 | 11:05 WIB
TEMPO Interaktif, Sidoarjo:Warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera, Sidoarjo, Jawa Timur, pagi ini mendatangi kantor Lapindo Brantas menuntut ganti rugi lahan dan rumahnya yang tergenang lumpur panas.
Nilai tuntutan mereka sama dengan yang diberikan Lapindo kepada empat desa sebelumnya, yaitu Desa Siring, Renokenongo, Jatirejo, dan Kedungbendo, Sidoarjo. Aksi tuntutan warga berlangsung di Kantor PT Lapindo Brantas Inc di kawasan Gedangan, Sidoarjo.
Adapun acuan nilai tuntutannya adalah harga tanah pekarangan Rp 1 juta per meter persegi, harga bangunan Rp 1,5 juta per meter persegi, dan tanah sawah Rp 120 ribu per meter persegi.
Warga perumahan, selama ini baru mendapat uang kontrak Rp 5 juta untuk masa sewa dua tahun, uang transportasi Rp 500 ribu, uang lauk-pauk Rp 300 ribu per jiwa selama enam bulan. Mereka saat ini masih berada di pengungsian Pasar Baru Porong menunggu cairnya uang paket kontrak rumah di atas.
Selain tuntutan ganti rugi, warga yang rumah tinggalnya berstatus kontrak di Perumahan Tanggulangi Anggun Sejahtera, minta disamakan haknya dengan pemilik rumah. Selama ini mereka hanya mendapatkan uang kontrak Rp 2,5 juta untuk masa kontrak satu tahun, bukan Rp 5 juta untuk dea tahun.
"Kami juga tidak memperoleh uang makan Rp 300 ribu per jiwa selama enam bulan," kata Agustinus, wakil warga.
Apabila permintaan ini tidak dipenuhi, warga mengancam akan menginap di kantor Lapindo. "Tuntutan kami sudah final, tidak bisa ditawar lagi," Agustinus menegaskan.
Sampai berita ini dilaporkan, belum ada pimpinan di kantor Lapindo yang datang menemui warga. Jumlah mereka sekitar 300 orang itu duduk-duduk di depan kantor dan diawasi oleh sekitar 100 polisi.
Rohman Taufik
INDEKS BERITA LAINNYA :
|