|
Bali Jadi Daerah Tujuan Penyelundupan Penyu
Rabu, 10 Januari 2007 | 01:56 WIB
TEMPO Interaktif, Malang: Pulau Bali menjadi daerah tujuan penyelundupan penyu selama kurun waktu 2006. Berdasarkan data organisasi perlindungan satwa liar, ProFauna Indonesia, menemukan 1.000-2.000 ekor penyu hijau (chelonia mydas) setiap tahunnya diselundupkan ke Bali.
"Buktinya dalam tiga tahun terakhir mulai 2004 sampai 2006 ada 12 kapal yang tertangkap membawa penyu ke Bali," kata Koordinator Divisi Kampanye Penyu ProFauna Indonesia, I Wayan Wiradnyana di Malang, kemarin.
Menurut Wayan, pada 2006 ini Polisi Air Polda Bali menangkap dua kapal yang mengangkut penyu dan satu kapal tertangkap oleh Kepolisian Nusa Tengga Barat. Kapal-kapal yang tertangkap tersebut membawa tujuh sampai 200 ekor penyu hijau.
Penyu-penyu tersebut berasal dari perairan laut sekitar Banyuwangi, Madura, Sulawesi dan Flores. "Masih tingginya permintaan daging penyu di Bali membuat para penyelundup
penyu tersebut nekat masuk ke Bali," ujar Wayan.
Modus penyelundupan berubah. Jika sebelumnya dalam kondisi penyu hidup, kini bentuk daging. Penyu-penyu tersebut dipotong di tengah laut, kemudian dagingnya dibagi kecil-kecil sehingga menyulitkan petugas dalam mengidentifikasi.
Selain itu, modus penangkapan penyu juga berbeda. Jika sebelumnya penyelundup menangkap penyu dengan jaring, kini beralih cara dengan menyelam.
Pada 1999, Bali dikenal sebagai pusat perdagangan daging penyu. Data ProFauna Indonesia menyebutkan pada waktu itu tercatat sekitar 27 ribu ekor penyu dibantai untuk diambil dagingnya.
Bibin Bintariadi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|